Dampak Kerusuhan Papua, 800 Perantau Menunggu Jemputan
Sekitar 800 orang perantau Minang di Wamena, Jayawijaya, Papua, masih menunggu jemputan kapal untuk bisa pulang kampung ke Padang, Sumatera Barat.
Sekitar 800 orang perantau Minang di Wamena, Jayawijaya, Papua, masih menunggu jemputan kapal untuk bisa pulang kampung ke Padang, Sumatera Barat.
Pemulihan trauma ini khususnya akan diprioritaskan bagi para pengungsi perempuan dan anak yang terdampak kerusuhan
Gelombang pengungsi Ilaga terus berdatangan ke Timika menyusul memburuknya situasi di wilayah itu pascapenembakan dua orang tukang ojek dan seorang penjaga kios beberapa hari lalu.
Jumlah pengungsi dari Wamena, yang dipindahkan ke Jayapura, Papua, akibat kerusuhan sudah sekitar 500 orang.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah membantu mengevakuasi warga pendatang dari Wamena ke Jayapura, Papua dengan menggunakan pesawat Hercules ditengah kerusuhan yang terjadi di Wamena.
Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah menyampaikan rasa duka atas meninggalnya 24 orang warga Sulawesi Selatan pada kerusuhan berdarah di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, beberapa waktu lalu.
Gubernur Papua Lukas Enembe menemui Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit guna membahas nasib warganya pascakerusuhan Wamena.
Gubernur Papua, Lukas Enambe memberikan pernyataannya terkait kerusuhan yang terjadi di beberapa kawasan Papua, khususnya Wamena beberapa hari silam, pada Senin (30/9/2019) pagi melalui sebuah pesan singkat.
Pemerintah Provinsi Sulsel terus memantau perkembangan warga Sulsel yang berdomisili di Wamena, Papua.
Aparat keamanan TNI-Polri saat ini melakukan pengejaran terhadap kelompok sipil bersenjata (LSB) yang melakukan pembakaran terhadap honai (rumah khas di pegunungan tengah) milik Kepala Distrik Kimak, Kabupaten Puncak.