Pemerintah Klaim Ada Provokator di Balik Kerusuhan Papua
Pemerintah mengklaim ada provokator di balik kerusuhan Papua.
Pemerintah mengklaim ada provokator di balik kerusuhan Papua.
Pemerintah tak menggubris tuntutan referendum yang disampaikan mahasiswa Papua.
Berapa jumlah korban kerusuhan dari kalangan sipil di Papua hingga kini belum jelas.
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas terkait situasi terkini di Papua di Istana Merdeka Jakarta pada Jumat (30/8/2019).
Pemerintah menilai isu referendum yang menyeruak dalam demonstrasi warga Papua tidak tepat.
Pemerintah diminta fokus menyelesaikan masalah Papua yang kini tengah memanas.
Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat lebih dari 300.000 tautan atau Uniform Resource Locator (URL) hoaks terkait kerusuhan di Papua. Ini dimanfaatkan salah satu pihak untuk memperkeruh suasana.
Jumlah tersangka kasus ungkapan rasis di asrama Papua Surabaya, Jawa Timur bertambah.
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan kondisi di Papua dan Papua Barat berangsur kondusif. Kerusuhan di beberapa tempat di Papua pecah sejak 10 hari lalu menyusul rasisme di berbagai kota di Jawa.
Imam besar FPI Rizieq Shihab tak menginginkan Papua lepas dari NKRI.