Korban Banjir Sentani Papua Bertambah Jadi 104 Orang
Korban banjir bandang yang meninggal di Kabupaten Jayapura mencapai 104 orang, termasuk 44 jenazah yang masih tersimpan di RS Bhayangkara, Kota Jayapura.
Korban banjir bandang yang meninggal di Kabupaten Jayapura mencapai 104 orang, termasuk 44 jenazah yang masih tersimpan di RS Bhayangkara, Kota Jayapura.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut kombinasi faktor alam dan manusia menjadi penyebab utama terjadinya banjir bandang di Sentani, Jayapura pada Sabtu (16/3/2019).
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal. Menyatakan sebanyak 74 korban banjir bandang Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua dilaporkan hilang dan hingga kini belum ditemukan.
Empat Tim SAR Jayapura menyisir wilayah banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Hasilnya, dua korban berhasil dievakuasi ke Kantor SAR, semuanya anak-anak.
Sebanyak 14 orang meninggal dan 18 orang mengalami luka-luka akibat banjir yang melanda Kabupaten, Jayapura, Sabtu malam (16/3/2019).
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kapasitas militer di Papua perlu ditingkatkan namun tidak harus berstatus darurat militer karena pembangunan tetap berjalan dan ada sisi kemanusiaan yang dipertimbangkan di sana.
Pasukan TNI yang diserang di Kabupaten Nduga, Papua, oleh kelompok bersenjata pimpinan Egianus Kogoya di Distrik Mugi Kabupaten Nduga pada Kamis (7/3/2019) pagi sekitar pukul 08.00 WIT rupanya kalah jumlah.
Tiga orang prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Nanggala, dilaporkan meninggal dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (7/3/2019).
Peralatan helikopter dinilai sangat dibutuhkan untuk melakukan evakuasi kecelakaan yang terjadi di pedalaman. Untuk itu, Jajaran Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) di wilayah regional empat khusus Papua membutuhkan dukungan peralatan helikopter yang bisa digerakkan sewaktu-waktu jika terjadi kecelakaan di wilayah pedalaman yang sulit terjangkau akses transportasi lainnya.
Tim"the power of emak-emak" Puluhan "emak-emak" menggelar deklarasi mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Timika, Mimika, Papua.