Akan Pantau Langsung Lokasi Teror Bom Surabaya, Jokowi Telah Tiba di Surabaya
Presiden Joko Widodo membatalkan hadir di dua acara yang sudah dijadwalkan dan langsung bertolak ke Surabaya untuk meninjau lokasi teror bom di gereja Surabaya.
Presiden Joko Widodo membatalkan hadir di dua acara yang sudah dijadwalkan dan langsung bertolak ke Surabaya untuk meninjau lokasi teror bom di gereja Surabaya.
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan menyampaikan langsung kronologi peristiwa dan data korban bom bunuh diri di tiga gereja yang ada di Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018).
Seorang terduga teroris berinisial MI alias AB ditangkap Detasemen Khusus Antiteror 88 di rumah orang tuanya di Kampung Cijambe RT 07/04 Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (15/5/2018) sekira pukul 07.30 WIB.
Tiga gereja di Surabaya menjadi saksi kelam tragedi teroris. Tragisnya, aksi itu dilakukan oleh perempuan dan di saat para ulama, kiai, Polri, TNI dan masyarakat sedang istigasah di Mapolda Jatim.
Jumlah korban ledakan bom pada tiga gereja di Surabaya, Jatim, Minggu (13/5/2018), terus bertambah. Data terbaru menunjukkan jumlah korban tewas menjadi 11 orang.
Duka cita yang mendalam kepada korban ledakan bom di tiga gereja di Surabaya maupun korban kerusuhan di Mako Brimob disampaikan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI).
Presiden Joko Widodo dikabarkan akan meninjau langsung lokasi teror bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB), Jalan Ngagel, Surabaya.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian langsung meluncur ke Surabaya, Jawa Timur menyusul terjadinya ledakan di tiga gereja pada Minggu (13/5/2018) pagi.
Serangan teror terhadap tiga gereja di Surabaya diyakini masih berhubungan dengan kerusuhan di Rutan Cabang Cipinang di Kompleks Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Al Chaidar, Pengamat Terorisme dari Universitas Malikussaleh meyakini adanya kaitan yang kuat antara penyerangan tiga Gereja di Surabaya dengan kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob, Depok pada Selasa (8/5/2018) malam.
Sel-sel terorisme yang tertidur saat ini sudah mulai bergerak kembali, hal itu diungkapkan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto.