10 Orang Tewas Akibat Serangan Bom di Lahore
Sebuah bom yang ditujukan kepada polisi di luar tempat suci utama Sufi Kota Lahore meledak dan menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai lebih dari 20 orang lagi, Rabu (8/5/2019).
Sebuah bom yang ditujukan kepada polisi di luar tempat suci utama Sufi Kota Lahore meledak dan menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai lebih dari 20 orang lagi, Rabu (8/5/2019).
Sebanyak 15 jasad, termasuk enam bocah, ditemukan di lokasi pertempuran sengit yang terjadi Jumat malam di pantai timur Sri Lanka, kata juru bicara militer pada Sabtu, enam hari setelah terjadinya pengeboman bunuh diri yang menewaskan lebih dari 250 orang.
Rekaman kamera pengawas yang baru dirilis pihak berwenang Sri Lanka memperlihatkan pelaku bom bunuh diri berada di hotel pada pagi hari. Pelaku terlihat mengantre untuk sarapan bersama tamu-tamu lainnya.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan tragedi bom di Sri Lanka merupakan kejahatan kemanusiaan yang sangat keji karena telah menelan korban lebih dari 130 jiwa, termasuk anak-anak dan perempuan.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat dunia tidak mengaitkan aksi peledakan bom di beberapa lokasi di Sri Lanka pada Minggu (21/4/2019) sekitar pukul 09.00 waktu setempat dengan agama para pelakunya.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan insiden ledakan bom terjadi di tiga gereja dan tiga hotel mewah di Sri Lanka merupakan tragedi kemanusiaan.
Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly mengatakan pemerintah Indonesia tidak bisa mencabut kewarganegaraan penduduk Indonesia yang pernah bergabung dengan ISIS dan akan kembali ke Tanah Air.
3.000 Orang Ikut Pawai Cinta, Hormati Korban Penembakan di Christchurch
Tim Satgas Tinombala telah melakukan kontak senjata dengan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora di area pegununganSausu Salubanga, Sausu, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis 21 Maret 2019 pukul 16.50 WIT.
Sepekan setelah teror yang menewaskan 50 korban di Christchurch, Selandia Baru, ribuan umat Muslim dan masyarakat Negeri Kiwi berkumpul sembari mendengarkan kumandang azan.