Terkait Pemecatan Adik Sultan, JCW: Perlu Ada Transparansi dari Kraton
Merespon Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang memecat adiknya karena tidak aktif selama lima tahun, Jogja Corruption Watch mengatakan perlu evaluasi di internal Kraton Jogja.
Merespon Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang memecat adiknya karena tidak aktif selama lima tahun, Jogja Corruption Watch mengatakan perlu evaluasi di internal Kraton Jogja.
Dua adik Sri Sultan HB X, GBPH Prabukusumo dan GBPH Yudhaningrat diberhentikan dari jabatan struktural di Kraton Ngayogyokarto Hadiningrat pada Desember 2020 lalu. Menanggapi ramainya kabar ini, Sri Sultan menegaskan keduanya diberhentikan lantaran memang sudah tidak aktif sejak lima tahun lalu.
Pelajaran tentang kemataraman diusulkan untuk bisa masuk ke muatan lokal sekolah untuk meningkatkan pemahaman sejarah tentang Jogja terutama pada generasi muda. Saat ini masih banyak masyarakat yang tidak memahami sejarah Jogja.
Sekitar 75 tahun lalu, tepatnya pada 4 Januari 1946, ibukota Indonesia pindah ke Jogja. Alasan utama karena keadaan genting akibat agresi militer Belanda. Kala itu, para leluhur berjuang dalam mempertahankan Indonesia. Menurut Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi, setelah para leluhur menjalankan tugasnya, kini giliran kita melanjutkan cita-citanya.
Putri Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara memaparkan pentingnya penerapan filosofi Jawa dalam berbisnis di hadapan mahasiswa. Hal itu disampaikan saat menjadi keynote speech Semarak Growth Festival 2020 yang digelar Direktorat Pembinaan & Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubasi Bisnis & Inovasi Bersama (Ibisma) Universitas Islam Indonesia (UII) secara daring Selasa (17/11/2020).
Masa pemerintahan Sri Sultan Hamengku Bowono (HB) II banyak menjadi kajian. Akademisi dari dalam maupun luar negeri kerap meneliti pemerintahan tersebut.
Lantaran masih dalam situasi pandemi Covid-19, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat kembali meniadakan salah satu hajat dalemnya, Garebeg Mulud. Sebagai gantinya, sebanyak 3.000 uba rampe dibagikan kepada abdi dalem.
Penampakan foto seekor ular yang melingkar di salah satu tiang atau soko guru Bangsal Magangan, Kompleks Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat membuat heboh Twitter. Penampakan ulang itu bersamaan dengan digelarnya Khaul Ageng Sri Sultan HB IX pada Kamis (8/10/2020) malam atau Malam Jumat Pon.
Seekor ular meramaikan jagat Twitter setelah akun @fthhrrs mengunggah foto ular melingkari salah satu tiang di Bangsal Maganan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Kraton menyebut kejadian itu berlangsung pada malam Jumat Kliwon, Kamis (15/10/2020) dan hal ini sudah biasa terjadi.
Dengan masih berlangsungnya kondisi tanggap darurat Covid-19 DIY sekaligus menaati anjuran dari pemerintah untuk menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, rangkaian kegiatan Hajad Dalem Miyos Gangsa, Kondur Gangsa, dan Garebeg Mulud tahun ini ditiadakan.