Salut, Setahun Beroperasi di Jogja, The Manohara Hotel Terima Sejumlah Penghargaan
Sejak diresmikan pada 2020, The Manohara Hotel Yogyakarta menorehkan sejumlah prestasi yang membanggakan.
Sejak diresmikan pada 2020, The Manohara Hotel Yogyakarta menorehkan sejumlah prestasi yang membanggakan.
Hotel di DIY siap melayani tamu yang akan berkunjung. Berikut hotel-hotel yang bisa dijadikan pilihan untuk menginap.
Hotel bintang 4, The Atrium Hotel and Resort menawarkan paket makan malam romantis untuk merayakan hari kasih sayang atau yang biasa disebut dengan Valentine’s Day. Penawaran ini dapat menjadi pilihan untuk kencan yang romantis dengan pasangan.
Setelah setahun menjadi bagian dari perkembangan pariwisata Jogja, The Manohara Hotel Yogyakarta (TMHY) menggelar Fun Gathering
Grand Zuri Malioboro Yogyakarta memperkenalkan General Manager (GM) baru, Ari Sutopo. Ari yang telah berkecimpung di hotel puluhan tahun itu, berkomitmen menjaga kekhasan Jogja yang telah diangkat Grand Zuri Malioboro Yogyakarta.
Dalam rangka merayakan tahun baru Imlek 2022 dengan shio macan, The Manohara Hotel Yogyakarta yang merupakan Hotel bintang 4 yang memiliki ikon Fook Yew Shanghai Bistro dengan konsep dasar Chinese Restauran, menawarkan paket makan malam dengan tema “Prosperity Dinner In Tradition”.
Dalam rangkaian acara peringatan hari jadi yang ke-5, Swiss-Belboutique Yogyakarta menggelar aksi sosial berbagi kasih kepada anak-anak panti asuhan serta para lansia di panti wreda di bawah naungan GKJ Gondokusuman, Selasa (28/12/2021).
Dalam rangka memperingati usianya yang keenam tahun, The Atrium Hotel and Resort meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan layanan yang tulus kepada tamu sesuai dengan tagline-nya Genuine Hospitality.
Hotel dan restoran yang tercatat sebagai anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mewajibkan pengunjung atau tamu untuk memindai QR code pada aplikasi Peduli Lindungi saat memasuki area hotel dan restoran.
Momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) reservasi hotel di DIY masih minim. Masih rendahnya reservasi yang ada, dinilai karena wisatawan masih melihat perkembangan kondisi dan kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah.