Selamat! Gunungsewu Berhasil Pertahankan Status Global Geopark
Kawasan karst Gunungsewu berhasil mempertahankan status UNESCO Global Geopark untuk kedua kalinya sejak ditetapkan di 2015 lalu.
Kawasan karst Gunungsewu berhasil mempertahankan status UNESCO Global Geopark untuk kedua kalinya sejak ditetapkan di 2015 lalu.
Kepastian status UNESCO Global Geopark (UGG) Gunungsewu bakal diumumkan dalam 10th International Conference on UNESCO Global Geopark yang berlangsung di Maroko
Dinas Pariwisata Gunungkidul optimistis status UNESCO Global Geopark Gunungsewu dapat dipertahankan. Hal ini tak lepas dari kedatangan asesor untuk penilaian.
Tim asesor dari UNESCO akan mengunjungi Gunungkidul untuk revalidasi keanggotan Geopark Gunungsewu. Guna menyukseskan validasi, pemkab sudah menyiapkan 4 lokasi
Status keanggotan Geopark Gunungsewu dalam jaringan UNESCO Global Geopark (UGG) mulai divalidasi ulang. Tim asesor akan berkunjung selama 2 hari di Gunungkidul.
eopark Gunungsewu memasuki usia yang ke satu dasawarsa. Puncak peringatan akan dilaksanakan di Kawasan Embung Nglanggeran di Kalurahan Nglanggeran, Patuk, Sabtu
Geopark Gunungsewu memasuki usia satu dasawarsa sejak ditetapkan pertama di 2013. Untuk peringatan diisi berbagai kegiatan mulai dari seminar dan pentas seni.
Pemda DIY memastikan akan segera memanggil semua pihak terlibat dengan pengeprasan bukit intrusi di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Godean, Sleman meski telah ditetapkan sebagai geoheritage, April lalu.
Kaldera Toba ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark pada Sidang ke-209 Dewan Eksekutif UNESCO di Paris, Prancis, Selasa (2/7/2020).
Sekretaris Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul Hary Sukmono memastikan kawasan Geopark Gunungsewu berhasil mempertahankan keanggotaan di UNESCO Global Geopark (UGG). Hasil ini diketahui dari hasil simposium Asian Pasific Geopark Network (APGN) yang berlangsung di Geopark Rinjani, Lombok 2-6 September 2019.