Jembatan Ambruk, Akses 2 Dusun di Sanden Terputus
Hujan lebat disertai angin yang terjadi sejak beberapa hari terakhir ini menyebabkan Jembatan Songgolono di Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Bantul, ambruk, Senin (9/3/2020).
Hujan lebat disertai angin yang terjadi sejak beberapa hari terakhir ini menyebabkan Jembatan Songgolono di Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Bantul, ambruk, Senin (9/3/2020).
Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman mulai melakukan evakuasi Jembatan Kalijogo di Dusun Karangwetan, Desa Tegaltirto, Kecamatan Berbah yang rusak berat akibat hujan deras pada Rabu (30/1/2019) lalu.
Jembatan di Jalan Raya Bibis, Gangin, Tamantirto, Kasihan, Bantul, jebol, setelah dilewati truk bermuatan pasir, Selasa (12/2/2019) siang. Jembatan sementara yang terbuat dari besi tersebut masih diperbaiki dan belum bisa dilintasi.
Warga Bonjing, Dusun Gelaran I, Bejiharjo, Karangmojo berharap ada jembatan yang lebih permanen. Pasalnya keberadaan jembatan bailey dinilai hanya sementara dan tidak bisa digunakan untuk akses warga secara maksimal.
Hampir satu tahun rusak tidak bisa dipergunakan jembatan gantung di Dusun Wonolagi, Desa Ngleri, Playen, mulai dibangun kembali oleh Pemerintah Pusat. Rusaknya jembatan tersebut sangat dirasakan oleh warga dampkanya, karena jembatan tersebut merupakan salah satu akses utama.
Dua jembatan gantung di Bantul yang rusak akibat Siklon Cempaka pada November tahun lalu mulai diperbaiki. Perbaikan jembatan yang menghabiskan anggaran sekitar Rp7 miliar tersebut dibiayai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Proses ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung di Nambangan, Seloharjo, Pundong, Bantul sudah dilakukan pada Senin (22/10/2018) pukul 13.00.
Warga dusun Nglebak, Katongan, Nglipar menagih janji pemerintah untuk segera merealiasikan perbaikan Jembatan Mojorejo. Pasalnya sejak diterjang banjir bandang di akhir 2017, jembatan ini tak kunjung diperbaiki.
Warga Dusun Karanggayam, Segoroyoso, Pleret berharap pembangunan Jembatan Karanggayam bisa direalisasikan. Jembatan yang biasa digunakan untuk beraktivitas warga ini rusak akibat terjangan banjir bandang di Sungai Opak di akhir tahun lalu.
Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Bantul mengklaim telah memperbaiki sejumlah jembatan yang rusak akibat terjangan Badai Cempaka pada akhir November 2017. Ada sembilan jembatan yang diperbaiki tahun ini dengan anggaran Rp3,6 miliar.