Luar Biasa! Tagihan Listrik LPJU di Gunungkidul Naik hingga Rp1 Miliar
Tagihan listrik untuk lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Gunungkidul bertambah seiring adanya kenaikan tarif dasar listrik (TDL
Tagihan listrik untuk lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Gunungkidul bertambah seiring adanya kenaikan tarif dasar listrik (TDL
Persentase pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Kulonprogo masih rendah. Keterbatasan anggaran dinilai menjadi biang belum terpenuhinya kebutuhan ideal jumlah LPJU tersebut.
Sebanyak 12 unit lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Kulonprogo yang ada di sejumlah titik jalan nasional Wates-Purworejo tidak berfungsi dengan laik. Dikhawatirkan, jika tidak ada perbaikan maupun penggantian lampu berdampak kepada insiden kecelakaan, terlebih saat jelang masa mudik lebaran 2022.
Dinas Perhubungan Bantul meminta wisatawan yang melintas Jalan Imogiri-Mangunan pada malam hari untuk berhati-hati. Sebab sepanjang jalur tersebut masih minim penerangan.
Jalan kabupaten dan jalan desa yang tersebar di seluruh Kabupaten Bantul masih memerlukan tambahan lampu jalan.
Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Perparkiran, Dishub, Gunungkidul, Ely Siswanta mengungkapkan pihaknya terus berupaya melakukan penambahan penerangan jalan umum setiap tahunnya.
Sarana untuk memperbaiki lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang dimiliki oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul sangat minim. Salah satunya adalah mobil skylift yang biasa dipakai untuk memperbaiki LPJU.
Sebanyak empat buah Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) bertenaga surya dipasang di jalan yang berstatus sebagai jalan kabupaten, tepatnya di Dusun Bakal hingga ke gapura Dusun Cawan, Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu, Bantul.
Dibandingkan dengan keluhan kerusakan infrastruktur, masalah lampu penerangan jalan lebih banyak dilaporkan.
Kendala yang dihadapi Dishub Gunungkidul diakuinya adalah anggaran.