Kapal Selam Wisata Titanic Hilang di Samudera Atlantik, Oksigen Sudah Habis
Kapal selam wisata Titanic yang hilang di Samudera Atlantik telah kehabisan oksigen dari yang diperkirakan pada Kamis (22/6/2023) pagi.
Kapal selam wisata Titanic yang hilang di Samudera Atlantik telah kehabisan oksigen dari yang diperkirakan pada Kamis (22/6/2023) pagi.
Pencarian kapal selam tur Titanic, Titan, yang hilang kontak terus dilakukan oleh regu penyelamat.
Puluhan wisatawan yang diselamatkan itu merupakan penumpang yang berangkat dengan Kapal Motor Ali Baba dari Pelabuhan Muara Kamal untuk berwisata di Pulau Pari.
Selain penumpang, perahu tambang yang biasa digunakan masyarakat menyeberangi sungai setempat juga mengangkut sejumlah kendaraan roda dua.
Tonton video penampakan bangkai kapal Titanic di dasar laut yang bikin merinding.
Lokasi karamnya kapal cepat tersebut 2 mil arah timur Pelabuhan Sanur. Saat kejadian Kebo Iwa Express membawa 23 penumpang dan 6 orang Anak Buah Kapal (ABK).
Satu unit kapal berpenumpang tujuh orang karam di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat pagi sekitar jam 10.00 WIB.
Kapal terbalik di lepas pantai Suriah menewaskan sedikitnya 61 orang yang merupakan migran dan pengungsi.
Tim gabungan terus melakukan pencarian tiga nelayan yang diduga hilang di kawasan Pantai Ngitun, Kalurahan Purwodadi, Tepus, Gunungkidul. Di hari keempat pencarian difokuskan ke arah barat dengan menyisir hingga kawasan Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul.
Pencarian kapal hilang di perairan Gunungkidul hari ketiga oleh SAR Gabungan belum juga membuahkan hasil. Namun sebuah KTP anak buah kapal (ABK) atas nama Anggi Pratama yang merupakan warga Songbanyu, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul ditemukan. Sementara korban dan kapalnya belum ditemukan.