Fenomena Api Seyegan Ternyata Bukan Gas Alam, Ahli Serahkan ke Polisi
Fenomena api Seyegan Sleman dipastikan bukan berasal dari gas alam. Polisi kini menyelidiki penyebab kemunculan api yang terjadi 126 kali.
Fenomena api Seyegan Sleman dipastikan bukan berasal dari gas alam. Polisi kini menyelidiki penyebab kemunculan api yang terjadi 126 kali.
UGM menemukan residu PVC di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Tim peneliti menyimpulkan sumber api bukan berasal dari gas alam dan kini fokus mencari pemanti
UGM memastikan api misterius di Seyegan bukan dari gas alam, melainkan terkait resin PVC yang mudah terbakar.
UGM teliti fenomena api di Seyegan Sleman, analisis georadar dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan gas dalam retakan tanah.
UGM temukan anomali bawah tanah di lokasi api misterius Sleman. Diduga terkait gas dan rekahan geologi.
UGM mulai menerapkan penjenuhan cairan basa dengan air kapur di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Metode ini ditujukan untuk menekan bakteri Clostridium.
Fenomena api di Seyegan, Sleman, masih terjadi hingga hari ke-18. Total 118 kemunculan api tercatat di berbagai titik rumah warga.
BRIN menyelidiki fenomena api misterius di Seyegan dengan metode kromatografi gas. Peneliti akan menguji kandungan gas hidrogen dan metana untuk mengungkap.
Tim UGM menemukan indikasi retakan bawah tanah hingga kedalaman 20 meter di lokasi fenomena api Seyegan. Penelitian lanjutan dengan geolistrik akan dilakukan.
Fenomena api misterius di rumah warga Seyegan, Sleman, telah muncul 113 kali dalam 17 hari. Penghuni rumah mengevakuasi perabotan dan berharap bantuan.