10 Lokasi Film Fenomenal Ini Cocok Jadi Tujuan Traveling
Kuil Angkor Wat muncul di film Angelina Jolie berjudul Tomb Raider 2001. Reruntuhan di sana terpelihara dengan baik dan membantu menciptakan suasana keaslian pada film.
Kuil Angkor Wat muncul di film Angelina Jolie berjudul Tomb Raider 2001. Reruntuhan di sana terpelihara dengan baik dan membantu menciptakan suasana keaslian pada film.
Terselip jauh dari jalan raya Paris yang sibuk dan sarat turis, ada jaringan jalan yang sejuk, tenang dan santai yang hampir tidak pernah sibuk.
Di desa yang sama dengan Curug Sidoharjo, banyak kebun kopi yang ditanam warga setempat. Kopi Menoreh memang menjadi komoditas yang dibudidayakan warga sejak lama.
Pesona Kabupaten Kulonprogo tak hanya dari wisata alam dengan berbagai spot foto yang menawan. Di sini, ada sebuah air terjun yang konon merupakan yang tertinggi di DIY.
Untuk itu, wisatawan disarankan berkunjung pada pertengahan musim penghujan. Niscaya, debit air yang tumpah dari atas tebing lebih melimpah. Ketinggian tebing yang mencapai 75 meter itu membuat pengunjung merasa tertimpa percikan air.
Pengelola objek wisata Gunung Kuniran di Pedukuhan Pandu, Kalurahan Hargorejo, Kapanewon Kokap, Kulonprogo, terpaksa harus menjual sebagian lahannya untuk bertahan di tengah terpaan pandemi Covid-19. Minimnya pendapatan menjadi faktor utama dijualnya objek wisata yang total lahannya mencapai 2,8 hektar tersebut.
Hingga saat ini Pemkab Bantul belum membuka seluruh objek wisata yang ada di wilayah ini sejak pemberlakuan PPKM Darurat beberapa waktu lalu hingga berlanjut ke PPKM Level 4.
Pemerintah Kelurahan Cokrodiningratan, Kemantren Jetis, Jogja terus berupaya mendongkrak daya dukung ekonomi masyarakat setempat melalui program Wisata Blusukan Kampung (Wiblukam), salah satunya melalui penataan jalan kampung supaya nyaman dilewati wisatawan.
Salah satu kegiatan mengasyikkan bagi para pengunjung ketika berjalan kaki menuju Gardu Pandang Lereng Kelir ialah menyusuri perkebunan kopi dan durian di kanan kiri jalan setapak. Sebab, warga setempat menanam dua komoditas tersebut untuk diolah.
Umumnya, pengunjung yang datang ke Gardu Pandang Lereng Kelir merupakan wisatawan yang doyan menjelajah. Mereka tak akan hanya mampir sebentar jika sudah sampai puncak, sebab butuh tenaga ekstra untuk mendaki lereng tersebut.