Sandiaga: Desa Wisata Adalah Bentuk Adaptasi di Tengah Pandemi
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan desa wisata menjadi bentuk adaptasi di tengah Covid-19
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan desa wisata menjadi bentuk adaptasi di tengah Covid-19
Insan peduli pariwisata Jogja mengadakan aksi bagi-bagi pecel lele kepada masyarakat dan pengunjung di kawasan Malioboro pada Kamis (3/6/2021). Sebanyak 100 bungkus pecel lele dibagikan pada kesempatan itu yang bertujuan untuk mengembalikan Citra positif dunia pariwisata Jogja.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DIY mencatat, hingga April 2021, jumlah kunjungan turis asingke wilayah tersebut masih nihil.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X berharap kasus nuthuk atau menetapkan tarif kepada wisatawan di luar batas kewajaran tidak terulang karena akan memperburuk citra wisata dan merugikan pelaku pariwisata di DIY.
Dunia ini menyimpan banyak tempat yang menarik. Namun, ada tempat-tempat di seluruh dunia yang berbahaya atau terlarang untuk dikunjungi.
Pada Kangen Jogja Virtual Edisi Ke-3, wisatawan diajak berwisata ke Kemantren Umbulharjo, Jogja. Video yang sudah bisa disaksikan di youtube Dinas Pariwisata Jogja sejak Senin (31/5/2021) lalu ini menceritakan Fio, warga Jogja yang sudah lama merantau.
Pengamat pariwisata Universitas Sanata Dharma, Ike Janita Dewi mengatakan, rentetan kejadian soal pelayanan dan hal-hal negatif di dunia pariwisata Jogja baru-baru ini sebenarnya bukan persoalan baru. Insiden itu sebenarnya merupakan problem lama dan kembali muncul ke permukaan belakangan ini. Pemegang otoritas disebut dia mesti mengambil strategi dan tidak menganggap sepele persoalan itu.
Keluhan wisatawan soal pariwisata di DIY kembali mencuat. Penyelenggaraan pariwisata mutlak butuh pembenahan. Pemerintah tidak bisa menganggap komplain ini sebagai hal sepele.
Kunjungan pariwisata Bantul di akhir pekan menyusul libur Hari Pancasila 1 Juni masih naik turun. Sempat naik pada hari Minggu (30/5/2021), tetapi kini kunjungan kembali landai.
Pandemi Covid-19 tidak selamanya membuat sektor pariwisata terpuruk. Sebaliknya, ada satu lokasi wisata di Bantul yang justru moncer dan dijejali oleh pengunjung, meski dalam kondisi pandemi.