Sekda DIY : Tol Jogja-Bawen Sudah Final, Sudah Tahap Lelang
Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan Pemda DIY telah bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terkait penolakan tol Jogja-Bawen oleh DPRD Jateng.
Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan Pemda DIY telah bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terkait penolakan tol Jogja-Bawen oleh DPRD Jateng.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyatakan kesepakatannya terkait rencana pembangunan jalan tol Jogja-Bawen yang akan melewati Borobudur. Bentuk pembangunan disarankan melayang agar tidak banyak memakan lahan.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mengkaji lagi prioritas Tol Jogja-Bawen menyusul dihapusnya proyek tersebut dari Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Jawa Tengah.
Berbeda dengan Jawa Tengah, DIY sudah sejak lama mencantumkan Tol Jogja-Bawen dalam RTRW. Pasal 14 Peraturan Daerah DIY No.2/2010 tentang RTRW menyebutkan arahan pengembangan jaringan berupa jalan bebas hambatan yang menghubungkan Jogja-Bawen, Jogja-Solo, dan Jogja-Cilacap.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menghormati putusan Pansus Raperda RTRW DPRD Jateng yang menolak proyek Tol Jogja-Bawen. Ganjar akan membahas penolakan tersebut pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Antarprovinsi di Sleman, Rabu (17/10/2018) pagi ini.
DPRD DIY belum menentukan sikap secara resmi terkait rencana pembangunan tol. Namun mendorong agar pembangunan tol di wilayah Jogja tidak menghilangkan nilai kearifan lokal. Selain itu keberadaan tol harus memberikan manfaat bagi warga masyarakat sekitar.
Pengamat transportasi sekaligus akademisi Universitas Katolik (Unika) Sugijapranata, Djoko Setijowarno, mengapresiasi keputusan DPRD Jawa Tengah (Jateng) yang menolak pembangunan proyek jalan tol Bawen-Jogja. Tol Bawen-Jogja memiliki banyak kerugian bagi masyarakat Jateng dibanding manfaatnya.
Pemda DIY mengharapkan konstruksi tol Kulonprogo-Jogja-Solo yang melewati provinsi ini dibuat melayang agar tidak banyak memakan lahan. Sampai sekarang pemerintah daerah yang wilayahnya menjadi lokasi tol belum diajak bicara dengan Pemerintah Pusat.
Insiden penembakan terjadi di gedung DPR RI, Senin (15/10/2018). Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekitar ruang kerja Anggota DPR yang terkena peluru nyasar.
Panitia khusus pembahasan Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) DPRD Provinsi Jateng menghapus proyek tol Bawen-Jogja. Pasalnya, pemerintah saat ini diminta untuk mengoptimalkan transportasi masal seperti kereta api, ketimbang pembangunan jalan tol.