Mahfud MD Mengaku Tengah Diadu Domba dengan Orang Madura
Mahfud MD angkat bicara ihwal orang yang mengancam ingin membunuhnya.
Mahfud MD angkat bicara ihwal orang yang mengancam ingin membunuhnya.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD tak tinggal diam atas penggerudukan rumah ibunya di Pamekasan Jawa Timur.
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD buka suara perihal mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang tak hadir saat upacara penyerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera. Mehfud menegaskan, Gatottetap menerima tanda kehormatan itu tetapi tidak bisa hadir dalam upacara penyematannya.
Mahfud mengumpulkan perwakilan Polri, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Dalam Negeri dan perwakilan dari Kantor Staf Presiden ke kantornya, Rabu (8/7/2020) malam.
Mahfud MD sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) telah meminta Polri untuk mengusut aksi teror yang menimpa panitia webinar Constitutional Law Society Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (CLS FH UGM) bertajuk "Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan".
Kabar bahwa pengamat politik Rocky Gerung menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memahami Pancasila ternyata sudah sampai ke telinga Mahfud MD. Namun Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan itu tak mau menggubris pernyataan itu.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MDmenyampaikan dugaan alasan pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019 yang dimajukan satu hari menjadi 27 Juni 2019. Ia sekaligus memprediksi bunyi putusan MK.
Pakar hukum Mahfud MD menjelaskan bedanya gugatan diterima dan dikabulkan. Hal itu ia jelaskan untuk meluruskan penyebutan istilah dalam kasus gugatan pilpres 2019 yang diajukan paslon nomor urut 2 Prabowo-Sandi.
Adik calon presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, berencana melapor ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) jika Pilpres 2019, curang. Rencana tersebut dinilai salah sasaran.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD ikut menanggapi kasus video emak-emak yang melakukan kampanye hitam dan ujaran hoaks terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Menurutnya, tiga perempuan yang sudah ditetapkan Polda Jawa Barat sebagai tersangka itu tidak melanggar undang-undang.