Ungkit Balas Jasa, Alumni 212 Diminta Kawal Cawapresnya Jokowi
Persaudaraan Alumni (PA) 212 diminta mendukung Ma'ruf Amin sebagai cawapres pendamping Jokowi di Pilpres 2019.
Persaudaraan Alumni (PA) 212 diminta mendukung Ma'ruf Amin sebagai cawapres pendamping Jokowi di Pilpres 2019.
Jokowi akhirnya memilih Ketua MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres bukan Mahfud MD.
Sesuai prediksi banyak pihak, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya mendeklarasikan diri sebagai bakal calon presiden, dan Sandiaga Uno sebagai bakal calon presiden pendampingnya pada Pilpres 2019.
Mahfud MD yang telah terang-terangan kepada media menyatakan dipilih Jokowi sebagai cawapres ternyata batal.
Ketua MUI Ma'ruf Amin sah didelkarasikan sebagai cawapres Jokowi.
Sandiaga Uno diyakini kuat bakal menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Wakil Gubernur DKI Jakarta punya harta yang melimpah.
Akhirnya, Mahfud MD menegaskan ia terpilih sebagai cawapres yang akan mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.
Pengadilan Negeri (PN) Sleman membeberkan Surat Keterangan Tidak Pernah menjalani atau terjerat Pidana (SKTP) untuk Mahfud mD yang digunakan untuk maju sebagai pejabat negara.
Jokowi tak sembarangan memilih sosok cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres 2019. Ia mengklaim melibatkan KPK untuk menelusuri rekam jejak cawapresnya.
Kabar mengejutkan datang dari pendakwah Ustaz Abdul Somad yang menolak tawaran menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Keputusan Ustaz Abdul Somad pun direspons beragam.