PSSI Setuju Piala Dunia Dua Tahun Sekali, Ini Alasannya
Pada dasarnya PSSI setuju dengan adanya percepatan piala dunia yang akan diselenggarakan setiap dua tahun sekali.
Pada dasarnya PSSI setuju dengan adanya percepatan piala dunia yang akan diselenggarakan setiap dua tahun sekali.
Guardiola menjelaskan Piala Dunia adalah turnamen terbesar dan ia akan senang bisa menyaksikannya setiap dua tahun sekali.
Presiden Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA), Aleksander Ceferin memperingatkan adanya potensi boikot dari Eropa terhadap Piala Dunia bila FIFA memutuskan untuk menggelar turnamen tersebut setiap dua tahun sekali.
Wacana itu diajukan oleh perwakilan federasi sepak bola Arab Saudi, SAFF, dalam kongres tahunan FIFA yang dilangsungkan Jumat malam tadi.
Timnas Inggris dan Jerman meraih kemenangan besar dalam laga pembuka mereka di babak kualifikasi Piala Dunia 2022, sementara Spanyol tersandung di kandang sendiri.
Timnas Jerman tetap bertarung melawan Islandia di kualifikasi Piala Dunia 2022 meskipun seorang pemain mereka positif Covid-19.
Timnas U-16 mengemban beban berat setelah FIFA mengundur Piala Dunia U-20 dari tahun 2021 menjadi tahun 2023. Sejumlah pihak masih skeptis tim asuhan Bima Sakti mampu menjadi pondasi Timnas U-19 yang kuat dua tahun mendatang. Apalagi target PSSI pada Piala Dunia U-20 2023 sangat tinggi, menjadi juara.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan dapat menyelesaikan proses renovasi stadion Piala Dunia U-20 pada Maret tahun depan atau dua bulan sebelum turnamen digelar 20 Mei-12 Juni 2021.
Juru Bicara Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia menegaskan Piala Dunia U-202021 akan tetap digelar sesuai jadwal meski pandemi Covid-19 belum jelas kapan berakhir. Meskipun, seperti diketahui, saat ini Indonesia masih menghadapi pandemi Covid-19.
PSSI mengakhiri pemusatan latihan (TC) tim nasional Indonesia pada Sabtu (15/8) setelah FIFA dan AFC memutuskan untuk menunda pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia sampai tahun 2021.