Juve Tak Pernah Kalah dari Torino di Kandang Sejak 1995
Juventus bermain imbang 1-1 melawan Torino, dalam laga giornata ke-35 Serie A Italia. Meski gagal menang, Juve mampu meneruskan dominasi atas Torino.
Juventus bermain imbang 1-1 melawan Torino, dalam laga giornata ke-35 Serie A Italia. Meski gagal menang, Juve mampu meneruskan dominasi atas Torino.
Juventus menjamu rival sekota mereka, Torino, pada giornata ke-35 Serie A Italia di Allianz Stadium, Sabtu (4/5/2019) dini hari WIB.
Serie A Italia 2018-2019 memasuki rangkaian pertandingan giornata ke-35, diawali dengan derbi Juventus melawan Torino, Sabtu (4/5/2019) dini hari nanti pukul 01.30 WIB.
Derby della Mole yang mempertemukan Juventus melawan Torino tak sepanas Derby dItalia antara Juve dan Inter Milan, atau Derby della Madonnina antara Inter dan AC Milan. Prestasi Juve dan Torino sangat jomplang. Namun bukan berarti derbi tertua di sepak bola Italia ini tak menghadirkan tensi panas.
Brescia menjadi tim pertama yang memastikan promosi ke Seri-A musim depan setelah membekuk Ascoli dengan skor 1-0 di Mario Rigamonti, Kamis (2/5/2019) dini hari WIB. Ini kali pertama Rondinelle, julukan Brescia, kembali ke kasta tertinggi sejak 2010/2011.
Gennaro Gattuso kemungkinan besar tak akan bertahan lama di AC Milan karena kekalahan demi kekalahan menghantam Rossoneri. Terakhir, Milan takluk dari Torino dengan skor 0-2 di Stadio Olimpico Grande Torino, Senin (29/4/2019) dini hari WIB. Kekalahan itu amat menyakitkan karena membuat mereka sementara terlempar dari zona Eropa.
Suporter Internazionale mengolok-olok kegagalan Juventus di Liga Champions.
AC Milan gagal menggusur AS Roma dari posisi keempat kalasemen sementara setelah kalah 0 - 2 dari tuan rumah Torino dalam pertandingan giornata ke-34 Serie A Italia pada Senin (29/4/2019) pagi WIB di Stadion Olimpico Grande, Turin .
Big match Inter Milan melawan Juventus di pekan ke-34 Liga Italia berakhir imbang. Pelatih Inter, Luciano Spalletti, menyebut performa anak asuhnya menurun pada babak kedua.
Atalanta adalah kembaran Ajax Amsterdam. Giancarlo Rinaldi, kolumnis sepak bola Italia, membuat persamaan itu untuk menggambarkan fenomena Atalanta musim ini.