Sapi Warga Lereng Merapi Mulai Diungsikan
Sapi milik warga Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, mulai dievakuasi menyusul peningkatan aktivitas Gunung Merapi, Senin (9/11/2020) pagi.
Sapi milik warga Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, mulai dievakuasi menyusul peningkatan aktivitas Gunung Merapi, Senin (9/11/2020) pagi.
Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) pun resmi menutup operasional objek wisata alam di wilayah Lereng Merapi sejak Minggu (8/11/2020).
Jumlah warga Kalitengah Lor, Kalurahan Glagaharjo, Kepanewon Cangkringan yang menempati barak pengungsian Balai Kalurahan Glagaharjo bertambah. Saat ini, sebagian pengungsi ditempatkan di sekolah yang berdekatan dengan balai kalurahan.
Jumlah warga yang mengungsi karena status Gunung Merapi meningkat me jadi Siaga terus bertambah. Sebanyak 175 warga sudah mengungsi dari dua desa terdekat dengan puncak Gunung Merapi di wilayah Klaten.
Dukuh Kalitengah Lor Suwondo mengatakan surat perintah untuk mengevakuasi warga Kalitengah Lor baru turun Sabtu (7/11/2020) siang. Pihaknya pun mengumpulkan warga dari kelompok rentan di sejumlah titik penjemputan untuk dievakuasi ke Barak Pengungsian di Kalurahan Glagaharjo.
Warga di Dusun Kalitengah Lor, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman yang berada di lereng Gunung Merapi, khususnya kelompok rentan, mulai dievakuasi pada Sabtu (7/11) siang menyusul status Siaga untuk Merapi.
Lokasi pengungsian bencana erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Magelang dibuat bersekat. Sistem ini mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19 agar para pengungsi tidak berkerumun.
Warga Kalurahan Glagaharjo, Kepanewon Cangkringan, Sleman mulai menyiapkan barak pengungsian seiring dengan naiknya status Merapi menjadi Siaga. Sementara, monyet-monyet mulai turun.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kevencanaan Geologi (BPPTKG) menaikkan status Merapi dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III). Sedikitnya 31 dusun di DIY dan Jawa Tengah berada dalam daerah bahaya.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menaikkan status Merapi dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III).