Mirip Erupsi 1997, Juru Kunci Sudah Rasakan Tanda Gunung Merapi Bakal Meletus
Erupsi Gunung Merapi pada Jumat (11/5/2018) pagi dinilai mirip dengan erupsi pada 1997 lalu. Sekali erupsi setelah itu sudah tidak ada lagi susulan.
Erupsi Gunung Merapi pada Jumat (11/5/2018) pagi dinilai mirip dengan erupsi pada 1997 lalu. Sekali erupsi setelah itu sudah tidak ada lagi susulan.
Letusan freatik Gunung Merapi yang terjadi Jumat pagi (11/5/2018) disebabkan karena adanya akumulasi gas. Letusan freatik, dalam kasus Gunung Merapi, tak berkaitan dan bukan penanda awal dari letusan magmatik, sehingga masyarakat tak perlu khawatir.
Erupsi Gunung Merapi jenis freatik pada Jumat (11/5/2018) membubarkan kegiatan penambangan di lereng gunung itu.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mengatakan erupsi Gunung Merapi yang terjadi Jumat (11/5/2018) mulai pukul 07.43 WIB merupakan erupsi bersifat freatik.
Erupsi freatik Gunung Merapi berdampak pada aktivitas penerbangan dari dan menuju Jogja.
Letusan freatik Gunung Merapi yang terjadi pada Jumat (11/5/2018) dipastikan hanya terjadi sekali dan tidak ada erupsi susulan.
Akibat letusan freatik Gunung Merapi, Bandara Internasional Adisutjipto masih ditutup. Delapan penerbangan tertahan hingga saat ini.
Letusan freatik Gunung Merapi pada Jumat (11/5/2018) sempat membuat ribuan warga panik. Masyarakat pun diimbau menggunakan masker saat berada di luar ruangan.
Gunung Merapi pada Jumat pagi (11/5/2018) kembali aktif dengan mengeluarkan asap disertai debu vulkanik.
Letusan freatik Gunung Merapi yang terjadi pada Jumat (11/5/2018) dipastikan hanya terjadi sekali dan tidak ada erupsi susulan.