Kasus Prank Sumbangan Rp2 Triliun Anak Akidi Tio Berlanjut
Polisi sudah menelusuri uang sebesar Rp2 triliun tersebut ke Bank Mandiri, namun ternyata Heryanti Tio tidak memiliki saldo sebesar itu.
Polisi sudah menelusuri uang sebesar Rp2 triliun tersebut ke Bank Mandiri, namun ternyata Heryanti Tio tidak memiliki saldo sebesar itu.
Gunung Merapi menyimpan banyak sudut yang cantik di lerengnya. Di antara lekuk-lekuknya yang tersembunyi, menjadi incaran pencinta alam dan pemburu foto.
PPATK sudah melakukan analisis dan pemeriksaan terkait sumbangan Rp2 triliun yang rencananya disalurkan lewat bilyet giro. Namun, bilyet tersebut tidak ada.
Angka Rp2 triliun bukanlah jumlah kecil, maka sumbangan warga Palembang itu pun menjadi perhatian, terlebih didonasikan untuk penanggulangan Covid-19.
Kepolisian Daerah Sumatra Selatan memastikan bahwa saldo di rekening bilyet giro atas nama Heryanti, anak Akidi Tio, ternyata tidak cukup untuk memberikan donasi sebesar Rp2 triliun.
Sehari setelah pasangan ganda putri asal Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu memenangkan medali emas Olimpiade Tokyo 2021, poster-poster ucapan selamat bertebaran di media sosial.
Heryanti Tio sempat mencicil utang kepada Ju Bang Kioh sebesar Rp1,3 miliar dari total pinjaman sebesar Rp7,9 miliar. Namun karena pembayaran tidak dilanjutkan, Ju Bang Kioh melaporkan hal tersebut ke Polda Metro Jaya.
Pasangan ganda putri asal Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu berhasil mempersembahkan medali emas pertama bagi Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2021.
Kombes Pol Yusri Yunus mengaku pihaknya masih belum mendalami perkembangan dari perkara tindak pidana umum yang melibatkan putri bungsu Akidi Tio.
Pihak Kepolisian Daerah Sumatra Selatan memastikan pencairan dana sumbangan atas nama keluarga Alm. Akidi Tio senilai Rp2 triliun melalui bilyet giro. Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perwakilan Sumsel akhirnya buka suara terhadap kasus tersebut.