495 Anak di Bantul Berstatus Yatim Akibat Covid-19
Sebanyak 495 anak di Bantul dipastikan kehilangan orang tuanya karena Covid-19. Dari 495 anak tersebut ada yang menjadi yatim, piatu dan yatim piatu.
Sebanyak 495 anak di Bantul dipastikan kehilangan orang tuanya karena Covid-19. Dari 495 anak tersebut ada yang menjadi yatim, piatu dan yatim piatu.
Pengukuhan 12 Duta Anak Kota Jogja pada Kamis (19/8/2021) mendorong anak-anak di Jogja untuk adaptif dan kreatif di masa pandemi. Menurut Ketua Panitia Duta Anak Kota Jogja, Arif Setiawan, pengukuhan yang bertepatan dengan Hari Anak Nasional 2021 ini bertema Gumregah Agawe Kreativitas Anyar ing Ngayogyakarta.
Pemberlakuan belajar dari rumah selama pandemi membuat kalangan anak-anak jenuh. Lebih jauh, hal ini akan mengganggu proses tumbuh kembang dan mental mereka.
Perhatian kepada anak yatim piatu dikarenakan orang tuanya meninggal akibat terinfeksi Covid-19 kian dibutuhkan. Penanganan yatim piatu jadi tugas bersama tim Satgas Covid-19.
Jelang peringatan Hari Anak Nasional 2021, Pemerintah Kota Jogja akan galar beberapa lomba. Perlombaan ini khusus untuk anak-anak berusia di bawah 18 tahun. Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Jogja, Edy Muhammad, lomba tersebut yaitu mewarnai, menggambar, dan presentasi dengan berbagai tema secara virtual.
Kota Jogja mendapat penghargaan Kota Layak Anak kategori Utama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia. Pencapaian ini meningkat dari tahun 2019 yang masih berada pada peringkat Nindya. Peringkat Utama merupakan pencapaian dengan skor 801-900.
Ada yang menarik dalam peringatan Hari Anak Nasional 2021 yang digelar bersama Presiden Jokowi. Orang nomor satu di Indonesia ini 'ditodong' pertanyaan polos anak Indonesia tentang tugasnya sebagai presiden.
Jika bepergian dengan anak saat pandemi tidak bisa dihindari, maka ada beberapa tips agar Anda jauh dari Covid-19.
Anak memiliki sistem imun yang lemah sehingga terkadang lebuh mudah sakit. Saat anak sakit, tentu akan membuat orangtua khawatir.
Sebanyak tujuh anak yang menjadi pelaku perusakan makam di Solo resmi ditetapkan sebagai tersangka. Satreskrim Polresta Solo menetapkan tujuh anak sebagai tersangka perusakan makam di TPU Cemoro Kembar, Mojo, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah.