Kim Jong Un Pantau Uji Coba Peluncur Roket Super Besar
Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un kemarin memantau uji coba sistem persenjataan militer peluncur roket super besar, menurut media pemerintah KCNA.
Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un kemarin memantau uji coba sistem persenjataan militer peluncur roket super besar, menurut media pemerintah KCNA.
Suatu saat nanti akan terjadi reunifikasi Korea atau Korea bersatu. Apalagi pengalaman di Jerman sudah menunjukkan bahwa Jerman Barat dan Jerman Timur bisa bersatu walau dulu banyak yang melihatnya tak mungkin terjadi.
Rudal ini jatuh di luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang.
Korea Utara (Korut) kembali melakukan uji coba rudal baru di bawah pengawasan Pemimpin Kim Jong-un, sedangkan Washington berusaha untuk memulai kembali perundingan nuklir dengan Pyongyang.
Militer Korea Selatan menyebutkan Korea Utara menembakkan dua proyektil tidak dikenal ke laut lepas pantai timur pada hari Sabtu (10/8/2019).
Korea Utara (Korut) dilaporkan kembali menembakkan dua rudal tak dikenal dari wilayah Hwanghae bagian timur pada hari ini, Selasa (6/8/2019).
Saudari dari Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu dengan para pejabat Korea Selatan di perbatasan kedua negara yang dilengkapi pertahanan ketat pada Rabu (12/6/20190. Pertemuan itu untuk mengirim bunga duka cita atas kematian ibu negara Korea Selatan.
Korea Utara (Korut) kembali melakukan uji coba senjata, kali ini berupa misil jenis terbaru. Presiden AS Donald Trump mengaku tak khawatir dengan langkah Korea Utara yang mulai menjalankan kembali uji coba senjatanya.
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan peluncuran rudal terbaru Korea Utara mungkin menjadi aksi protes terhadap Amerika Serikat (AS), setelah KTT dua pemimpin negara tersebut, yang digelar di Hanoi, Vietnam, pada Februari, tidak membuahkan hasil.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis (25/4/2019). Puncak pertemuan yang telah direncanakan itu sekaligus untuk menunjukkan bahwa Washington bukan satu-satunya kekuatan yang dapat mengatur agenda program nuklir Pyongyang.