Pekan Pertama Tahun Ini, Wisata Bantul Sepi Pengunjung
Setelah libur natal dan tahun baru selesai, wisatawan di Kawasan Wisata Bantul menurun drastis.
Setelah libur natal dan tahun baru selesai, wisatawan di Kawasan Wisata Bantul menurun drastis.
Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mencegah jalur-jalur tikus, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul dirikan Tempat Pemungutan Retribusi
Seorang wisatawan asal Sidoarjo, Jawa Timur, bernama Sumadi Dwi Setyo, 23, terseret ombak Pantai Parangtritis pada Minggu, (25/12/2022).
Konsep wisata bersahabat dengan alam menjadi tren di kalangan wisatawan, terlebih di tengah pemulihan pasca pandemi Covid-19.
Bagi masyarakat dan wisatawan yang belum memiliki agenda di akhir pekan ini, mungkin acara Keroncong Pesisiran menjadi salah satu solusinya
Anggaran belanja Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul untuk tahun depan direncanakan Rp19,9 miliar.
Dinas Pariwisata Bantul telah menyiapkan empat event atau kegiatan atraksi wisata yang berskala besar untuk menggaet wisatawan di masa low season.
Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul mewacanakan untuk kerja sama dalam pengangkatan tenaga honorer atau pegawai harian lepas (PHL) dengan pemerintah kalurahan.
Puluhan kendaraan yang hendak ke objek wisata Pinus Sari, Mangunan, Dlingo, Sabtu (18/9/2021) diputar balik oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul. Mereka diputar balikkan karena hanya kendaraan bernomor plat terakhir genap yang boleh datang ke objek wisata tersebut.
Capaian pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata di Bantul pada 2020 menurun drastis. Pandemi Covid-19 menjadi faktor pemicu merosotnya pendapatan. Melihat kondisi yang belum pulih, untuk tahun ini target kembali diturunkan.