Tak Hanya Ramah Difabel, Kulonprogo Segara Bangun Inclusive Tourism Information Center
Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kulonprogo segera mendirikan layanan informasi ramah disabilitas bernama laku wirasa. Layanan ini berkaitan dengan pembangun
Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kulonprogo segera mendirikan layanan informasi ramah disabilitas bernama laku wirasa. Layanan ini berkaitan dengan pembangun
Dispar Kabupaten Kulonprogo segera mendirikan layanan informasi ramah disabilitas bernama laku wirasa.
Badan Otorita Borobudur (BOB) mencatat masih banyak sejumlah destinasi wisata di membutuhkan pengembangan fasilitas sarana sanitasi khususnya toilet.
Kapanewon Pengasih yang berada tak jauh dari Kota Wates menyimpan berbagai potensi yang bisa dikembangkan. Berbagai penghargaan baik di level daerah hingga nasional juga disandang sejumlah kalurahan yang ada di Pengasih.
Kapanewon Kokap memiliki segudang potensi, baik pariwisata, produk pertanian, sampai dengan industri rumah tangga (IRT). Semua potensi ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat sehingga kesejahteraan bisa tercapai.
Dibukanya objek wisata di Kulonprogo secara terbatas berdampak kepada lonjakan wisatawan yang terjadi di objek wisata pantai Glagah. Berdasarkan catatan dari pengelola, lonjakan wisatawan pada Minggu (24/10/2021) tembus di angka 5.452.
Dinas Pariwisata Kulonprogo resmi menguji coba 31 objek wisata untuk dibuka secara terbatas pada Sabtu (23/10/2021). Seiring dengan dibukanya objek wisata secara terbatas, pengelola wisata diminta untuk membentuk satuan tugas penanganan Covid-19 untuk mengantisipasi terjadinya klaster.
Kulonprogo bersiap untuk membuka panggung geowisata di pegunungan menoreh. Salah satu kapanewon yang menyimpan potensi tersebut adalah kapanewon Samigaluh.
Dinas Pariwisata (Dinpar) Kulonprogo mempersiapkan panggung geowisata di Pegunungan Menoreh. Potensi geowisata seperti gua dan gunung purba dinilai mampu menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung.
Sebanyak lima dalang muda unjuk gigi dalam pementasan wayang kulit yang digelar Forum Komunikasi Desa Wisata Kulonprogo dan Dinas Pariwisata DIY, Senin (28/12/2020) malam. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan 45 tahun berdirinya Destinasi Wisata Sejarah Gua Kiskendo.