Gegara Pelesiran ke Luar Kota, Sejumlah Calon Haji asal Indonesia Kesulitan Masuk Mekkah
Gara-gara berpelesiran ke luar kota sejumlah jemaah haji asal Indonesia kesulitan kembali ke Mekkah.
Gara-gara berpelesiran ke luar kota sejumlah jemaah haji asal Indonesia kesulitan kembali ke Mekkah.
Jemaah calon haji asal Indonesia diminta untuk tidak banyak beraktivitas di luar ruangan selama musim haji saat ini.
Sebanyak empat kloter calon jemaah haji gelombang kedua yang tidak diizinkan mendarat di Bandara Jeddah sehingga terpaksa turun dari Bandara Madinah. Sebanyak 50 petugas di Madinah disiapkan untuk menyambut dan melayaninya.
Kementerian Kesehatan menyebutkan berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan hingga 17 Juli 2019 tercatat 263 calon haji Indonesia sakit dan mendapatkan pelayanan kesehatan, sedangkan tujuh orang meninggal dunia.
Produk khas Indonesia termasuk makanan ringan, mie instan, hingga bumbu-bumbu dapur banyak dijual bebas di Mekkah sehingga jamaah haji tak perlu khawatir dan bisa berbelanja kapan saja saat kangen makanan Indonesia.
Musim haji telah tiba. Banyak kisah muncul tentang perjuangan umat Islam dalam mewujudkan keinginannya berkunjung ke tanah suci.
Karena sakit, seorang calon jemaah haji (calhaj) Kabupaten Kulonprogo, bernama Rusiyanti terpaksa menunda keberangkatannya menuju tanah suci.
Satu calon haji berasal dari Kabupaten Sleman, yang tergabung Kloter 26 Embarkasi Surakarta batal diberangkatkan ke Tanah Suci karena mengalami demensia atau pikun.
Dua penyakit terkait dengan kesehatan jiwa dianggap kerap menimpa jemaah calon haji saat menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Sebanyak 354 jemaah calon haji (calhaj) Kota Jogja yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 21 SOC diberangkatkan dari Balaikota Jogja menuju Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (12/7/2019). Calhaj asal Kota Jogja yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada tahun ini tercatat sebanyak 499 orang ditambah tiga petugas daerah. Jemaah terbagi dalam empat kloter, yakni 21 SOC dengan 354 calhaj yang seluruhnya berasal dari Kota Jogja.