Bank BPD DIY Luncurkan Inovasi dan Program Layanan Transaksi Digital
Bank BPD DIY meluncurkan berbagai inovasi dan program layanan transaksi digital, menandai peresmian logo HUT 59 tahun Bank BPD DIY.
Bank BPD DIY meluncurkan berbagai inovasi dan program layanan transaksi digital, menandai peresmian logo HUT 59 tahun Bank BPD DIY.
Penyaluran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang telah direalisasikan Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY sejauh ini mencapai Rp1,06 triliun. Penyaluran itu dilakukan sejak 14 Agustus 2020-13 November 2020.
Pemerintah Kabupaten SlemanĀ merupakanKabupaten dengan tingkat keberhasilan yang baik dan telah mendapatkan apresiasi dari Bank Indonesia dalam penerapan transaksi non tunai di lingkungan Pemda Kabupaten Sleman.
Puluhan ribu nasabah itu tersebar di seluruh wilayah di DIY dan dari berbagai latar belakang berbeda. Mulai dari masyarakat umum, pedagang, pegawai swasta, perangkat desa sampai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Semakin banyaknya toko modern, swalayan, supermarket yang menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari, tidak membuat Pamella Supermarket kalah eksis.
Perkembangan teknologi merupakan sebuah keniscayaan, yang tidak bisa dihindari. Termasuk dalam transaksi jual beli, pembayaran pun saat ini mengikuti perkembangan yang ada. Salah satunya penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Bank BPD DlY turut berperan menumbuhkan kembali perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dengan menghadirkan kredit Pemberdayaan Ekonomi Daerah (Pede).
Bank BPD DIY sebagai Bank Pemerintah Daerah, salah satu misinya yaitu sebagai agen pembangunan yang bertugas untuk menggerakkan ekonomi dan dunia usaha, termasuk juga aktifitas ekonomi di pasar tradisional.
Bank BPD DIY menawarkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 0% dengan plafon Rp10 juta. Kredit ini diharapkan membantu menumbuhkan ekonomi masyarakat.
Bank BPD DIY dan SD Muhammadiyah Sokonandi melakukan perjanjian kerjasama tentang pengelolaan keuangan dan penggunaan jasa perbankan PT Bank BPD DIY.