Badingah Minta Perantau Harus Punya Keahlian Khusus
Jumlah masyarakat perantauan dari Kabupaten Gunungkidul mencapai ratusan ribu orang. Menurut data Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) jumlahnya sekitar.
Jumlah masyarakat perantauan dari Kabupaten Gunungkidul mencapai ratusan ribu orang. Menurut data Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) jumlahnya sekitar.
Hujan terus mengguyur hingga Minggu (17/3/2019) malam membuat warga yang tinggal di sekitar Sungai Oya semakin khawatir. Apalagi sejumlah sungai di Bantul serta sejumlah titik di Gunungkidul banyak yang meluap. Beberapa warga yang tinggal di sekitar Sungai Oya pun tidak bisa tidur nyenyak.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Gunungkidul dan sekitarnya pada Minggu (17/3/2019) membuat banjir merendam sejumlah titik di Bumi Handayani. Tercatat sedikitnya 13 lokasi terendam banjir terdiri dari pemukiman warga, sekolah hingga kantor pemerintahan.
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Wonosari optimistis masuk tiga besar sebagai KPPN terbaik se-Indonesia.
Dinas Kebudayaan Gunungkidul sejak tahun lalu rutin menulis sejarah desa. Kegiatan ini diharapkan tidak sebatas rutinitas, tetapi bisa menghasilkan karya yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menyatakan investasi di bentang alam karst tetap diperbolehkan. Namun, syaratnya ketat dan investor tak boleh merusak lingkungan.
Bupati Gunungkidul Badingah menyadari betul pentingnya melakukan review terhadap Perda No.6/2011 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah 2010-2030. Hal ini disampaikan pada saat membuka focus group discussion (FGD) review tentang Perda RTRW di Rumah Makan Jodhang Jawa, di Desa Karangrejek, Wonosari, Kamis (31/1/2019).
Tingkat kemiskinan di Kabupaten Gunungkidul terus mengalami penurunan. Meningkatnya sektor pariwisata menjadi salah satu faktor penyebab penurunan angka kemiskinan tersebut.
Permasalahan tukar guling tanah yang dilakukan pada 1963 di Dusun Gelaran, Desa Kampung, Kecamatan Ngawen dibawa ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul.
Awal musim hujan adalah hari-hari yang menyenangkan untuk warga Gunungkidul karena populasi ulat pohon jati meningkat pesat. Mereka berburu kepompong atau ungkrung untuk dijual maupun dimakan sendiri.