31.000 Personel TNI Polri Dikerahkan untuk Amankan Pelantikan Jokowi – Ma’ruf
Sebanyak 31.000 personel gabungan TNI-Polri telah disiapkan untuk mengamankan pelantikan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.
Sebanyak 31.000 personel gabungan TNI-Polri telah disiapkan untuk mengamankan pelantikan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.
Menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden, Maruf Amin secara resmi telah melepas jabatan sebagai dewan pengawas syariah pada dua bank syariah. Sebelumnya dia menjabat sebagai ketua dewan pengawas syariah (DPS) pada PT Bank Muamalat Indonesia Tbk., PT Bank BNI Syariah, dan PT Bank Mandiri Syariah.
Komunitas masyarakat yang mengatasnamakan Forum Warga Jogja Berbudaya akan menggelar acara Mangayubagya Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pesta rakyat yang melibatkan seluruh warga Jogja.
Pelantikan Presiden akan dilakukan sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPU). Hal itu ditegaskan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua mengeluarkan pernyataan mengejutkan soal Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika berbicara dalam diskusi Islamic Lawyers Forum bertema "Revisi UU KPK perlemah pemberantasan Korupsi?"
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan siap mengawal terlaksananya pelantikan Presiden Joko Widodo periode kedua Oktober mendatang.
Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin dikabarikan akan dihadiri pemimpin negara sahabat, salah satunya Wakil Presiden China Wang Qishan. Pelantikan Jokowi -Maruf akan berlangsung pada 20 Oktober 2019 mendatang.
Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 1441 Hijriah melalui akun media sosialnya.
Presiden Joko Widodo telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pemberian amnesti bagi Baiq Nuril Maknun.
Pascapemilu 2019 sistem presidensial perlu dipertegas dan diperkuat sebab masih terdapat pro-kontra dalam pelaksanaannya.