Puisi Ada Genderuwo di Senayan, Fadli Zon : Asrul Sani Belum Profesional Bikin Puisi
Perang puisi "Genderuwo" antara kubu Jokowi dan Prabowo hingga kini masih menyisakan polemik.
Perang puisi "Genderuwo" antara kubu Jokowi dan Prabowo hingga kini masih menyisakan polemik.
Politikus sekaligus pengacara Yusril Ihza Mahendra mengklaim capres Prabowo Subianto berutang kepada dirinya.
Ribut soal istilah politik genderuwo yang dilontarkan Presiden Joko Widodo hingga saat ini masih berlanjut.
Keputusan politikus PBB Yusril Ihza Mahendra menjadi kuasa hukum Jokowi belakangan membuat renggang hubungan pakar hukum tata negara itu dengan kubu Prabowo.
Presiden Jokowi dinilai oleh tokoh oposan Rizieq Shihab hanya melakukan pencitraan ke publik terkait kinerjanya.
Jokowi pada Jumat (9/11/2018) adanya politikus yang memainkan politik genderuwo untuk menakut-nakuti masyarakat.
Pakar hukum tata negara sekaligus politikus PBB Yusril Ihza Mahendra memilih merapat ke Jokowi meski di sisi lain masih menjadi pengacara HTI, organisasi yang dilarang pemerintah.
Politikus sekaligus pPakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra benar-benar merapat ke kubu Jokowi-Ma'ruf Amin.
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto akhirnya meminta maaf terkait tampang Boyolali yang pernah dia ucapkan.
Polemik pernyataan "Tampang Boyolali" dinilai telah ditafsirkan secara ugal-ugalan dan menyeret isu rasialisme.