Latar Belakang Agama Dinilai Penting dalam Pilgub Jatim
Latar belakang agama Calon Gubernur dan Wakil Gubernur menjadi hal yang harus dipertimbangkan dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur periode 2018-2023.
Latar belakang agama Calon Gubernur dan Wakil Gubernur menjadi hal yang harus dipertimbangkan dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur periode 2018-2023.
Masyarakat yang menggunakan kaus bertuliskan #2019GantiPresiden di area Car Free Day, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (6/5/2018) kena tegur dari Petugas Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta. Petugas Satpol PP, Dinas Perhubungan Jakarta, beserta pihak kepolisian dikerahkan di area CFD.
Kasus Rizieq Shihab dihentikan. Hal ini pun memicu tanda tanya besar bagi kubu Sukmawati Soekarnoputri. Buntutnya, kubu Sukmawati pun mempertimbangkan untuk mengajukan permohonan praperadilan terkait penghentian penyidikan terhadap Rizieq Shihab.
Kubu Sukmawati Soekarnoputri meradang begitu enyidikan perkara Rizieq Shihab oleh Polda Jawa Barat dihentikan. Apa yang dilakukan Polda Jawa Barat mengundang tanda tanya kubu Sukmawati Soekarnoputri selaku pelapor.
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo berbicara dalam Dialog Kebangsaan bertajuk "Menjaga Perdamaian dan Kesatuan Bangsa Indonesia" di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) di Jogja, Jumat (4/5/2018) sore
Organisasi Vox Populi mengajak publik menentang penggunaan isu suku agama ras dan antargolongan (SARA) dalam dunia politik demi menciptakan iklim politik yang sehat.
Kalangan penyandang disabilitas masih belum ada yang berani ikut pencalegan. Selain masalah mental, pencalegan dari kalangan disabilitas juga minim dukungan dari masyarakat.
Pengamat politik Fisipol UGM Mada Sukmajati menilai Sri Sultan Hamengku Buwono X bisa menjadi alternatif Cawapres. Hanya saja, HB X sebagai tokoh kultural Jawa sejatinya kurang tepat disandingkan Prabowo.
Rumah ibadah dan kantor pemerintahan diimbau tidak jadi tempat kampanye politik.
Partai Nasdem DIY mengangkat Ahmad Fadli sebagai Dewan Pertimbangan Partai. Masuknya mantan Asisten Sekretaris Bidang Pemerintahan Pemkot Jogja ini diharapkan bisa mendongkrak suara partai.