Sebut Simbol Kerajaan, Ini Kata Ketua Panitia soal Muslim United yang Ditolak Kraton Jogja
Kegiatan Muslim United tetap digelar di Masjid Gedhe Kauman, Jumat (11/10/2019) meski ditolak Kraton Jogja.
Kegiatan Muslim United tetap digelar di Masjid Gedhe Kauman, Jumat (11/10/2019) meski ditolak Kraton Jogja.
Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB X menegaskan kegiatan yang digelar panitia Muslim United untuk menggunakan Masjid Gedhe Kauman tidak mengantongi izin dari Kraton.
Meski ditolak oleh Kraton Jogja, acara Muslim united tetap digelar di Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja pada Jumat (11/10/2019).
Gelaran acara Muslim United tetap tetap direncanakan digelar di Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja kendati dilarang pihak Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir angkat bicara ihwal penolakan Kraton Jogja terhadap acara Muslim United yang digelar di kompleks Masjid Gedhe Kauman, Kota Jogja.
Panitia Kegiatan Muslim United tetap menggelar kegiatan di Masjid Gedhe Kauman. Tenda dan terpal di sekitar masjid sudah berdiri sejak beberapa hari lalu.
Acara Muslim United 2019 tetap bakal digelar di lingkungan Masjid Gedhe Kauman, Jogja kendati sudah tegas dilarang pihak Kraton Jogja.
Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat menegaskan kembali jika tidak ada pemberian izin bagi panitia Muslim United untuk menggelar kegiatan baik di Alun-Alun Utara maupun Masjid Kauman.
Guna meningkatkan potensi yang ada, Dusun Benyo, Sendangsari, Pajangan Bantul, menggelar acara Merti Dusun pada Sabtu (28/9/2019). Acara dimulai pada pukul 13.00 WIB ini turut dihadiri oleh Bupati Bantul, Suharsono dan Kepala Dinas Kebudayaan Bantul, Nugroho Eko Setyanto.