Resmi! UN dan Ujian Kesetaraan Ditiadakan, Ini Surat Edarannya
Dengan ditiadakannya UN dan ujian kesetaraan, maka UN dan ujian kesetaraan tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Dengan ditiadakannya UN dan ujian kesetaraan, maka UN dan ujian kesetaraan tidak menjadi syarat kelulusan atau seleksi masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan resmi menghapus Ujian Nasional (UN) mulai 2021 dan digantikan dengan Asesmen Nasional (AN).
Kementerian Agama membatalkan ujian nasional (UN) tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) sebagai bagian dari upaya untuk meminimalkan risiko penularan virus Corona penyebab Covid-19.
Komisi X DPR meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyosialisasikan secara maksimal langkah peniadaan Ujian Nasional (UN) di tengah pandemi virus Corona baru (Covid-19).
Pemerintah telah memutuskan bahwa Ujian Nasional (UN) untuk jenjang SD sampai SMA/SMK tahun ini dihapus karena wabah Corona.
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP baru dilaksanakan 20-23 April mendatang. Meski demikian, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mengklaim sekolah di Gunungkidul siap melaksanakan ujian tersebut.
Pemerintah akan melakukan pengaturan khusus mengenai penundaan pelaksanaan ujian nasional (UN) di daerah terdampak wabah Corona Virus Disease (COVID-19). Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Totok Suprayitno.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana menghapuskan Ujian Nasional (UN). Kemendikbud optimistis jika asesmen kompetensi minimum yang akan menggantikan UN mulai 2021 bersama dengan survei karakter akan sukses meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X mendukung rencana penggantian Ujian Nasional (UN) dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter yang digulirkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.
Tahun 2021 akan menandai mulai diberlakukannyapenilaian semacam assessment kompetensi sebagai pengganti ujian nasional atau UN.