Bumi Kini Meredup Akibat Perubahan Iklim
Perubahan iklim bukan hanya merusak bumi, tapi juga membuat nya meredup.
Perubahan iklim bukan hanya merusak bumi, tapi juga membuat nya meredup.
Sedikitnya 50 nelayan di Pantai Sadeng, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul, mengikuti Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Pelabuhan Sadeng, Selasa (21/9/2021). Pelatihan ini diharapkan memberikan manfaat pada saat beraktivitas di laut.
Chris Martin mengajak Jokowi untuk bergabung dalam koalisi advokasi iklim pada acara #GlobalcCitizenLive.
Cuaca panas beberapa waktu terakhir di sejumlah wilayah di Indonesia itu sendiri karena posisi matahari yang berada di garis ekuator.
Global Citizen Live merupakan acara global 24 jam yang dimulai pada 25 September 2021. Even ini bertujuan menyatukan dunia dalam mempertahankan bumi dan melawan kemiskinan.
Aktivis iklim menyarankan Generasi Z perlu cermat melihat agenda politisi pada isu iklim guna memastikan ke depan upaya litigasi perubahan iklim dapat terlaksana sesuai dengan perhitungan ilmiah yang dikeluarkan para ilmuwan.
Secara definitf menurut para ilmuwan, beragamnya bencana terkait perubahan iklim diakibatkan oleh emisi gas rumah kaca.
Sebuah laporan baru dari para ilmuwan iklim dunia memperingatkan bahwa planet ini akan memanas hingga 1,5 derajat Celcius dalam dua dekade mendatang apabila tak ada langkah drastis untuk menghilangkan polusi gas rumah kaca.
Guna mengendalikan dan mengatasi dampak perubahan iklim dalam konferensi tingkat tinggi mengenai adaptasi iklim, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyerukan langkah-langkah luar biasa di tataran global.
Pemodelan dalam laporan tersebut menguraikan bahwa panas yang parah hanyalah salah satu dari perkiraan risiko utama untuk benua di bawah RCP8.5, situasi skenario terburuk yang dapat terjadi tanpa tindakan kolektif untuk mengurangi emisi karbon.