Mengenal Fenomena Nadir Kabah, yang Akan Terjadi 29 November
Nadir Ka'bah adalah fenomena astronomis ketika Matahari berada tepat di nadir (titik terbawah) saat tengah malam bagi pengamat yang berlokasi di Ka'bah
Nadir Ka'bah adalah fenomena astronomis ketika Matahari berada tepat di nadir (titik terbawah) saat tengah malam bagi pengamat yang berlokasi di Ka'bah
Astronom menemukan sebuah obyek langka dengan panjang ekor sekitar 7,2 kilometer menjelajahi tata surya.
Bernardinelli-Bernstein juga terkenal karena jaraknya dari matahari saat pertama kali terlihat. Objek es itu berasal dari awan Oort, kabut bulat besar dari objek yang mengelilingi matahari ribuan kali lebih jauh dari Bumi.
Tabrakan keras lainnya terjadi 15 tahun kemudian, ketika sebuah asteroid meninju bekas luka seukuran Samudra Pasifik ke udara Jupiter yang berputar.
Emanuel menuturkan, hujan meteor itu dapat disaksikan langsung tanpa alat bantu.
NASA telah mengungkapkan asteroid itu memiliki panjang 145 meter, atau seukuran dua kali lebih besar dari Boeing 747 71 meter.
Hasil temuan ini dipublikasikan melalui Nature pada awal bulan Oktober ini, menunjukkan contoh cincin debu termuda dan paling detail yang bertindak sebagai buaian kosmik, tempat benih planet terbentuk dan bertahan.
Satu lunar distance atau jarak bulan adalah jarak antara planet kita dan Bulan.rnAsteroid itu akan melewati dengan aman di Bumi, sebelum menuju orbit planet yang lebih dekat dengan Matahari seperti Planet Merkurius dan Planet Venus dan akhirnya sebelum terbang kembali ke belakang melewati Bumi dan kemudian Mars.
Para astronomer mengatakan fenomena tersebut akan memuncak pada pekan depan dan memberitahu bagaimana kita bisa menikmati fenomena tersebut.
Indonesia UFO Network (IUN) merupakan jaringan yang terdiri dari 28 komunitas dan institusi non-profit di Indonesia yang bergerak dalam bidang astronomi, space science, peradaban, sejarah, hingga riset UFO. Darkside of Dimension atau Blueprint Lemurian juga menjadi bagian dari IUN yang berdiri pada Juli tahun 2019.