Lion Air Buka Rute Pontianak-Jogja, Ini Harga Tiketnya
Lion Air (kode penerbangan JT) akan membuka kembali rute penerbangan Pontianak-Yogyakarta-Pontianak mulai 22 April 2022.
Lion Air (kode penerbangan JT) akan membuka kembali rute penerbangan Pontianak-Yogyakarta-Pontianak mulai 22 April 2022.
Pemerintah menargetkan pembangunan bandara baru penunjang Ibu Kota Negara (IKN) di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur rampung pada 2024. Bandara baru itu diklaim semegah Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo.
Bandara YIA bakal mengandalkan airport city sebagai penopang utama pendapatan.
Bandara YIA menggenjot pendapatan non aero usai terkena dampak sepi penumpang.
Pemkab Kulonprogo menilai Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) belum mampu menekan angka kemiskinan di wilayah Bumi Binangun. Peningkatan ekonomi masih terkonsentrasi di area bandara, belum menyasar ke wilayah lain.
Sejumlah proyek infrastruktur berskala besar di Kabupaten Kulonprogo belum mampu menurunkan angka kemiskinan di wilayah ini. Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Kulonprogo, angka kemiskinan naik dari 18,01% pada 2020 menjadi 18,38% pada 2021. Berbagai jenis bantuan, pendampingan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat terus ditingkatkan demi mengentaskan kaum papa di Bumi Binangun.
PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) masih mendata pegawai yang tidak akan diperpanjang kontraknya. Hal ini menyusul krisis keuangan yang mendera perusahaan pelat merah tersebut.
PT Angkasa Pura I (Persero) tidak menutup diri untuk mempersilahkan Polri membuka kantor Polsek bahkan Polres di wilayah Bandara Yogyakarta International Airport. Namun, untuk saat ini kebutuhan akan aspek keamanan masih bisa diampu oleh Polsek Temon. Sehingga, keberadaan Polsek maupun Polres di Bandara YIA belum terlalu penting.
Otoritas bandara Kulonprogo telah mengumpulkan data CCTV yang terkait tersangka pamer alat kelamin di bandara tersebut.
Maskapai penerbangan memiliki utang hingga Rp370 miliar kepada PT Angkasa Pura I (persero) atau AP I.