DPRD Bantul Ingin Car Free Day Kembali Digelar
DPRD Bantul mendorong Pemerintah Kabupaten Bantul kembali menggelar car free day yang sudah dua tahun lebih vakum karena pandemi Covid-19.
DPRD Bantul mendorong Pemerintah Kabupaten Bantul kembali menggelar car free day yang sudah dua tahun lebih vakum karena pandemi Covid-19.
Sebanyak 17 rumah sakit dan 16 puskesmas di Bantul dipastikan siaga selama libur dan cuti Lebaran tahun ini. Bahkan khusus layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) pun dipastikan buka selama 24 jam.
Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Gunungkidul, Hary Sukmono menampung aspirasi tentang pembangunan sirkuit balapan di Bumi Handayani. Sirkuit balap ini rencananya dibangun di kawasan sport center.
Ajang balap motor di Gunungkidul memiliki potensi besar. Pemkab pun diminta memberikan fasilitas dengan membangunkan sirkuit untuk latihan maupun ajang balapan resmi.
Pengurus RT 84, Kampung Karanganyar, Brontokusuman, Kota Jogja, mengaku telah membuka dua dari empat layanan kamar mandi, cuci, kakus (MCK) yang beberapa waktu lalu sempat ditutup karena proses perbaikan. Insiden penutupan MCK ini sempat membuat gaduh kampung setempat dan kini prosesnya masih berlanjut di kepolisian.
Pemerintah Kabupaten Kulonprogo resmi membuka alun-alun Wates pada Selasa (28/9/2021). Dibukanya Alwa, sebutan akrab alun-alun Wates oleh warga setempat, merupakan hasil dari koordinasi antara Disperindag Kulonprogo dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo.
Sejumlah pembangunan infrastruktur tengah berjalan di Kompleks Parasamya Pemkab Bantul. Pembangunan lift menjadi salah satu proyek dikerjakan agar Gedung Induk Parasamya ramah disabilitas.
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Bantul menargetkan pembangunan Selter Kesejahteraan Sosial di Kepuh Wetan, Wirokerten, Banguntapan sudah bisa dioperasionalkan November mendatang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul resmi kembali membuka Stadion Sultan Agung (SSA), Minggu (2/5/2021) untuk kegiatan Sunday Morning (Sunmor) dan aktivitas olahraga.
Anggota DPRD Gunungkidul mengkritisi adanya Rambu Pendahulu Petunjuk Jalan (RPPJ) yang terpasang dobel di satu kawasan. Hal ini harus ditertibkan agar pemasangan petunjuk arah bisa tepat sasaran.