Update Dampak Cuaca Ekstrem di DIY: Satu Orang Meninggal Dunia, Tanah Longsor, dan Sejumlah Rumah Rusak
Hujan deras yang mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak Selasa sore hingga malam hari menyebabkan sejumlah kerusakan.
Hujan deras yang mengguyur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak Selasa sore hingga malam hari menyebabkan sejumlah kerusakan.
Sebuah kecelakaan tragis terjadi pada hari Selasa (21/1/2025) sekitar pukul 17.45 WIB di Jalan Cendana 1, tepatnya di depan Angkringan Pojok Cendana, Umbulharjo
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang melanda Kota Jogja pada hari ini Selasa (21/1/2025) sekitar pukul 14.35 WIB.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja kembali memperpanjang masa berlaku status siaga darurat bencana.
Pemkab dan DPRD Bantul menargetkan ada penambahan 50 sekolah di Bumi Projotamansari yang menjalankan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) pada 2025. Pa
Bencana tidak hanya terasa saat kejadiannya berlangsung. Nyatanya, masih banyak tersisa luka pasca bencana, yang berpengaruh pada kesejahteraan psikologi.
BPBD Kota Jogja menerima laporan terkait dengan ambrolnya sebuah talud di Gedongkiwo RT 36 RW 08, Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Jogja
BMKG menyatakan gempa tektonik dangkal yang mengguncang wilayah Pacitan dipicu oleh adanya aktivitas subduksi lempeng pada zona megathrust.
Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Jogja akan membangun kembali talud dan tiga rumah di RW 01 Kelurahan Ngampilan
Musim hujan yang saat ini sedang berlangsung berpotensi jadi ancaman bencana tanah longsor dan tanah amblas di Kabupaten Gunungkidul.