Ini Kerusakan Akibat Angin Kencang di Kota Jogja Hari Ini
Hujan berintensitas sedang hingga lebat yang disertai dengan angin kencang pada Rabu (2/2/2022) sore menyebabkan belasan pohon tumbang di wilayah Kota Jogja.
Hujan berintensitas sedang hingga lebat yang disertai dengan angin kencang pada Rabu (2/2/2022) sore menyebabkan belasan pohon tumbang di wilayah Kota Jogja.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 8,26 juta orang menderita dan mengungsi akibat bencana alam di Indonesia terhitung sejak 1 Januari sampai 19 Desember 2021.
Guna meningkatkan kecepatan dan akurasi sistem informasi serta peringatan dini tsunami, badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membangun selter dan jaringan seismograf di beberapa wilayah di Indonesia, salah satunya di Sleman.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja memastikan sebanyak 16 unit Early Warning System (EWS) yang dimiliki pihaknya akan berfungsi optimal guna mencegah bencana banjir. Apalagi dengan masuknya musim penghujan dan potensi kiriman lahar hujan dari Merapi, kewaspadaan wajib dilakukan.
Setidaknya empat gelombang tornado melanda Kentucky semalam sehingga menyebabkan kerusakan signifikan di lebih dari 12 kabupaten. Tornado utama melintas sejauh lebih dari 227 mil (365 km) di negara bagian tersebut.
Gubernur Khofifah meminta masyarakat tetap sabar dan tidak mendekati zona merah. Pasalnya, hingga saat ini Gunung Semeru terpantau masih terus mengeluarkan material vulkanik.
Hujan deras yang mengguyur Bantul sehari yang lalu menimbulkan sejumlah bencana. Selain pohon tumbang, satu talut ambrol dan tanah longsor berdampak pada aktivitas warga.
Pemerintah Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan masih mencari titik mata air Bebeng yang tertutup material Merapi usai banjir lahar hujan Rabu (1/12/2021) lalu. Hingga kini, kebutuhan air bersih warga masih dipasok menggunakan tangki-tangki truk BPBD Sleman, PMI Sleman hingga Pemda DIY.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus berupaya memperbaiki jaringan pipa air bersih di sekitaran Kali Kali Boyong dan Kali Kuning. Langkah perbaikan ini salah satunya juga mempertimbangkan potensi adanya banjir lahar susulan.
Hujan yang sesekali disertai angin menyebabkan sejumlah pohon di Bantul kembali tumbang. Tumbangnya pohon menyebabkan sejumlah kerugian.