Hingga September 2024, Belum Ada Perusahaan DIY Daftar IPO, Ini Kendalanya
Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta menyampaikan sampai saat ini belum ada perusahaan di DIY yang mendaftar Initial Public Offering
Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta menyampaikan sampai saat ini belum ada perusahaan di DIY yang mendaftar Initial Public Offering
Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan penambahan 2 juta investor baru per tahun, menyusul masifnya edukasi soal pasar modal kepada masyarakat.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terjadi penambahan 2.584 investor pada Juli 2024.
Harianjogja.com, JOGJA— Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta menyebut pasar modal syariah di DIY potensinya besar.
Holding Pertambangan BUMN MIND ID direncanakan akan melangsungkan Initial Public Offering (IPO) pada tahun 2026 mendatang.
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta menyampaikan sampai saat ini belum ada perusahaan di DIY yang mendaftar Initial Public Offering
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat terjadi penambahan 4.225 investor pada Juni 2024.
Indo Premier Sekuritas meluncurkan "Power Fund Series" sebagai inovasi produk baru di platform IPOT Fund. Aplikasi ini bertujuan untuk menyetarakan akses pasar
Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta mencatat ada penambahan 3.129 investor pada Mei 2024.
Harianjogja.com, JOGJA— Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DIY menyebut tahun ini akan ada perusahaan yang Initial Public Offering (IPO) dari DIY.