Israel Serang Gaza Lewat Udara, 21 Warga Palestina Tewas
Serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Selasa (18/6/2024) atau hari ketiga Hari Raya Iduladha, menewaskan sedikitnya 21 warga Palestina.
Serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Selasa (18/6/2024) atau hari ketiga Hari Raya Iduladha, menewaskan sedikitnya 21 warga Palestina.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyerukan aksi internasional untuk mengakhiri kekejaman Israel dan penindasan sistematis terhadap warga Palestina.
Gedung Putih menyebut keputusan Pemimpin Israel Benjamin Netanyahu untuk membubarkan Kabinet Perangnya sebagai urusan internal. Pemerintah Amerika Serikat juga
Pasukan Israel menewaskan sedikitnya 17 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya dalam serangan udara semalam di Jalur Gaza, ketika serangan mematikan Israel
Banyak mahasiswa yang mengibarkan kaffiyeh dan bendera Palestina, bangkit dari kursi mereka saat Presiden Stanford Richard Saller menyampaikan pidatonya
Ia mengatakan ada kombinasi sistemik zionisme, rasisme, Islamofobia dan imperialisme yang didukung oleh Amerikanisme-imperialistik di balik serangan Israel.
Setidaknya 40.000 warga Palestina dilaporkan melaksanakan salat Iduladha di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada Minggu (16/6/2024).
Markas besar departemen pertahanan Amerika Serikat, Pentagon, mengatakan menteri pertahanan IsraelĀ akan segera berkunjung ke AS untuk melakukan pertemuan dengan
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) melaporkan pada Sabtu bahwa lebih dari 50.000 anak di Jalur Gaza sangat membutuhkan perawatan
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memastikan telah menyiapkan tiga unit pesawat untul mengangkut warga Palestina yang menjadi korban luka-luka