Update Warga Palestina Tewas karena Serangan Israel Lebih dari 27.800 Jiwa
Serangan mematikan Israel di Jalur Gaza mengakibatkan warga Palestina yang tewas meningkat menjadi 27.840 orang sejak 7 Oktober.
Serangan mematikan Israel di Jalur Gaza mengakibatkan warga Palestina yang tewas meningkat menjadi 27.840 orang sejak 7 Oktober.
Israel mengancam akan melakukan serangan darat baru ke wilayah Rafah, sebuah kota kecil di Gaza.
Pasukan Israel menewaskan 123 warga Palestina dan melukai 169 orang lainnya dalam kurun waktu 24 jam terakhir.
Salah satu pengadilan di Istanbul menahan tujuh dari sembilan tersangka yang ditangkap karena membocorkan informasi ke agen mata-mata Israel
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan Rumah Sakit Eropa di Gaza selatan kurang manusiawi bagi pasien.
Penyerangan yang dilakukan Israel terhadap rumah sakit melanggar hukum internasional. Perserikatan Bangsa-bangsa pun mengutuk peristiwa tersebut.
Usai mengepungnya selama 10 hari, militer Israel pada Rabu (31/1/2024) menyerang halaman Rumah Sakit Al-Amal yang berafiliasi dengan Bulan Sabit Merah Palestina
Aksi boikot produk pro Israel berdampak pada bisnis McDonald’s Indonesia. Omzet mereka dilaporkan rontok hingga ada ancaman intimidasi.
Kekurangan air mengakibatkan sebagian besar pengungsi, terutama anak-anak, tertular penyakit pencernaan dan kulit karena kurangnya kebersihan.
Partai Zionis Religius Israel tidak akan setuju untuk menghentikan pertempuran di Gaza dan menyerukan pemerintahan militer Israel di daerah itu setelah perang