Kurang 24 Jam, Sedikitnya 100 Warga Palestina Tewas Akibat Serangan Israel
Sedikitnya 100 warga Palestina tewas dalam 24 jam terakhir ketika pertempuran sengit terus berlanjut antara tentara Israel dan militan Palestina di darat.
Sedikitnya 100 warga Palestina tewas dalam 24 jam terakhir ketika pertempuran sengit terus berlanjut antara tentara Israel dan militan Palestina di darat.
Lebih dari 80% warga Gaza mengungsi sejak 7 Oktober 2023 atau jumlahnya hampir mencapai 1,9 juta orang.
Israel mengatakan pasukannya akan berperang di Jalur Gaza selatan melawan militan Hamas "seperti perang di utara".
Dua ambulans di Jalur Gaza ditembaki pasukan Israel, Minggu (3/12/2023). Tiga orang terluka akibat kejadian ini.
Israel kembali membombardir kawasan Jalur Gaza, Palestina dari wilayah udara, laut, dan darat usai berakhirnya gencatan senjata dengan pasukan Hamas beberapa ha
Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mencatat satu juta orang berada di instalasi PBB di Jalur Gaza.
Seruan boikot dari konsumen dalam negeri terhadap produk atau merek yang terafiliasi dengan negara Israel semakin mengemuka.
Sebanyak 14 ambulans yang disediakan Pusat Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief) telah memasuki Jalur Gaza melalui pintu perbatasan Mesir-Gaza di Rafah pad
Kelompok pejuang Palestina, Hamas, mengatakan bahwa Israel tidak akan dapat mencapai tujuannya dari perang di Jalur Gaza.
Tentara Israel kembali menyerang Jalur Gaza setelah gencatan senjata yang disebut sebagai jeda kemanusiaan berakhir pada Jumat (1/12/2023).