Ketinggian Tanah di Bawah Permukaan Air, 4 Kemantren di Jogja Ini Rawan Banjir
Empat kemantren di Jogja sebagian wilayahnya memiliki ketinggian tanah dibawah permukaan air sungai, sehingga rawan mengalami banjir.
Empat kemantren di Jogja sebagian wilayahnya memiliki ketinggian tanah dibawah permukaan air sungai, sehingga rawan mengalami banjir.
Tim search and rescue (SAR) gabungan melakukan upaya evakuasi terhadap seorang wanita yang tertimbun material longsoran saat terjadi tanah longsor.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas Budi Nugroho mengatakan tanah longsor terjadi di sejumlah wilayahnya.
Hujan deras yang melanda Kulonprogo pada Senin (13/6/2022) memicu ambrolnya tebing setinggi 20 meter di Menggermalang, Kalurahan Gerbosari, Kapanewon Samigaluh, longsor.
Guna mencegah terjadinya tanah longsor susulan di Dusun Plampang II, Desa Kalirejo, Kecamatan Kokap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo saat ini sedang merancang drainase di sekitar lokasi longsor.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo menyebut masih ada potensi longsor susulan di Dusun Plampang II, Desa Kalirejo, Kecamatan Kokap, Kulonprogo. Oleh karena itu warga diimbau untuk tetap hati-hati.
Longsor terjadi di Dusun Plampang II, Kalurahan Kalirejo, Kapanewon Kokap, Kulonprogo, Kamis (19/05/2022) malam. Akibatnya jalan tertutup material longsor.
Longsor menimpa rumah warga Gedangsari
Hujan deras yang mengguyur pada Rabu (30/3/2022) sore mengakibatkan tebing setinggi 70 meter di Dusun Jelok, Watugajah, Gedangsari longsor. Material longsor menimpa rumah milik Parto Wiyono hingga korban harus mengungsi sementara waktu di kerabat terdekat.
Dua rumah milik warga itu mengalami kerusakan, terutama di bagian ruang tamu akibat tertimpa meterial longsor berupa batu dan tanah.