Tim Rescue ACT DIY Terjunkan Tiga Ekskavator untuk Evakuasi Korban Longsor di Bantul
Banjir akibat hujan deras pada minggu (17/3/2019) mengakibatkan 21 titik di Kabupaten Bantul terendam air dari luapan sungai.
Banjir akibat hujan deras pada minggu (17/3/2019) mengakibatkan 21 titik di Kabupaten Bantul terendam air dari luapan sungai.
Hujan seharian yang terjadi pada Minggu (17/3/2019) tidak hanya berdampak pada banjir di bantaran Sungai Serang saja, tapi juga longsor di empat kecamatan. Dampak dari longsor tersebut, akses jalan sempat terganggu dan membuat sebagian rumah warga rusak.
Proyek pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon turut terdampak banjir usai hujan deras mengguyur wilayah Kulonprogo sejak Sabtu (16/3/2019) pagi hingga Senin (18/3/2019) dinihari. Akibatnya, proses pengerjaan bandara yang pada April mendatang mulai dioperasikan itu sempat terhenti.
Tanggul Serang Kulonprogo jebol akibat hujan deras yang mengguyur Minggu (17/3/2019). Warga sudah berupaya untuk mencegah tanggul agar tidak jebol, namun debit air semakin bertambah.
Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) bersama warga sekitar dan anggota TNI mulai memperbaiki tanggul Sungai Serang yang jebol di Dusun Bendungan Kidul, Desa Bendungan, Kecamatan Wates, Senin (18/3/2019). Penyegeraan perbaikan dilakukan supaya tidak mengancam ratusan warga yang bermukim di sekitar lokasi.
Hujan lebat disertai angin dari Minggu (17/3/2019) pagi hingga Senin (18/3/2019) dini hari WIB menyebabkan bencana hidrometeorologi di wilayah Bantul, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Hujan seharian yang mengguyur wilayah DIY pada Minggu (17/3/2019) mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah titik, termasuk Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul. Lokasinya berada di sebelah timur Makam Raja Imogiri.
Dampak Siklon Savannah di wilayah DIY menyebabkan sejumlah kerusakan infrastruktur. Selain itu, ribuan orang mengungsi dan dilaporkan satu orang warga di Bantul meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI dan masyarakat, berhasil mengevakuasi 12 orang korban tanah longsor di kawasan Ampera, Kota Jayapura Minggu (17/3/2019). Sebanyak tujuh orang di antaranya meninggal dunia.
Hujan lebat mengguyur wilayah DIY pada Rabu (6/3/2019) hingga Kamis (7/3/2019) dini hari menyebabkan sejumlah titik terendam banjir. Selain itu, tanah longsor juga terjadi di beberapa titik, terutama wilayah Gunungkidul.