Mulai Hujan, Warga Kota Jogja Diminta Bersiap
Kota Jogja memasuki musim hujan. Berbagai persiapan untuk mencegah potensi bencana hidrometerologi pun dilakukan.
Kota Jogja memasuki musim hujan. Berbagai persiapan untuk mencegah potensi bencana hidrometerologi pun dilakukan.
Awal Oktober 2020 BMKG, NOAA, JMA, dan BoM Australia telah memastikan terjadinya fenomena La Nina pada levelmoderate.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul mulai mendata dan memangkas pohon-pohon yang terlalu rindang, khususnya yang berada di tepi jalan umum. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang saat memasuki musim penghujan.
Bulan depan hujan diprediksi sudah mengguyur wilayah Jawa.
Nusantara diprediksi memasuki musim penghujan pada September ini.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Staklim Mlati Yogyakarta memprakirakan jika awal musim kemarau di wilayah DIY terjadi pada Mei. Wilayah kabupaten Gunungkidul diperkirakan akan mengalami musim kemarau terlebih dahulu jika dibandingkan wilayah kabupaten lain.
Badan Meteorologi, Klimataologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi (Staklim) Mlati Yogyakarta kembali memprediksikan potensi hujan lebat di wilayah DIY pada periode Rabu (1/4/2020) dan Kamis (2/4/2020). Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer yang dilakukan BMKG Staklim Mlati Yogyakarta, massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Jawa.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Mlati, Sleman, menyatakan jika pada Maret 2020 ini wilayah DIY tercatat masih masuk dalam kategori musim hujan. Walaupun, beberapa hari terakhir ini cuaca panas kerap meliputi wilayah DIY.
Hujan deras yang mengguyur Kota Jogja pada Rabu (11/3/2020) siang hingga sore mengakibatkan banjir di sejumlah titik dan satu talut longsor. Banjir cukup parah terjadi di Kelurahan Klitren, Kecamatan Gondokusuman. Sementara talut longsor terjadi talut Sungai Winongo, Kelurahan Pringgokusuman, Kecamatan Gedongtengen.
Angin kencang disertai hujan yang terjadi di wilayah Sleman menyebabkan sejumlah pohon tumbang, Senin (9/3/2020). Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sleman bersama relawan kebencanaan hingga tadi malam terus melakukan evakuasi pohon yang tumbang.