Pohon Tumbang di 11 Wilayah Sleman akibat Hujan & Angin pada Kamis Siang
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Sleman pada Kamis (4/42019) siang mengakibatkan pohon tumbang dan atap rusak di beberapa wilayah.
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Sleman pada Kamis (4/42019) siang mengakibatkan pohon tumbang dan atap rusak di beberapa wilayah.
Koordinator Search and Rescue (SAR) Bantul Arief Nugroho mengaku sudah mendengar imbauan dari BMKG ihwal Siklon Tropis Veronica yang berpotensi menumilbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo menyatakan banjir di Kulonprogo menimbulkan dampak terendamnya lahan pertanian. Data sementara hingga Selasa (19/3/2019) tercatat ada lima kecamatan yang lahan pertaniannya terendam banjir.
Badan Meteorologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi Mlati mencatatkan pengukuran curah hujan di Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta mencapai 107 mm pada saat hujan kategori sangat lebat di DIY yang turun selama satu hari pada Minggu (17/3/2019) dan telah menimbulkan banjir di wilayah Bantul dan Kulon Progo.
Fenomena alam peningkatan aliran udara basah dari Asia menuju wilayah Jawa teridentifikasi berlangsung hingga dua hari ke depan. Demikian juga siklon tropis Savannah dapat berdampak pada ketersediaan uap air yang melimpah terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Jawa.
Banjir yang menggenang di SMK Negeri 1 Tanjungsari berdampak terhadap aktivitas belajar mengajar. Salah satunya, pihak sekolah menunda pelaksanaan ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) yang seharusnya diselenggarakan Senin (18/3/2019).
BMKG Jogja mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir dan tanah longsor hingga Rabu, 20 Maret lusa.
Hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung seharian pada Minggu (17/3/2019) ini menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di DIY. Banjir terparah terjadi di wilayah Bantul.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY telah mengidentifikasi 46 desa rawan banjir di DIY. Sebanyak 46 desa tersebut masuk dalam kategori tinggi rawan banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mengidentifikasi 46 desa rawan banjir di DIY, paling banyak berada di Kulonprogo. Sementara, desa di Gunungkidul bebas dari ancaman banjir.