Rektor Sibuk Jadi Kepala BPIP, Ijazah Wisudawan UIN Jogja Telantar
Diduga sibuk dengan jabatan baru sebagai Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rektor UIN Sunan Kalijaga Jogja dikabarkam belum tandatangani ijazah wisudawan.
Diduga sibuk dengan jabatan baru sebagai Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rektor UIN Sunan Kalijaga Jogja dikabarkam belum tandatangani ijazah wisudawan.
Otoritas Universitas Gadjah Mada (UGM) mengklaim penyelidikan kasus dugaan plagiat yang dilakukan Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Fathur Rokhman belum ada hasilnya. Kasus yang telah ditangani UGM sejak tahun lalu itu hingga kini tak kunjung selesai.
Kekurangan jumlah guru besar masih menjadi kendala bagi perguruan tinggi swasta (PTS) di Jogja untuk memperoleh akreditasi A.
Universitas Sanata Dharma (USD) menyelenggarakan kuliah umum di Auditorium Driyarkara pada Selasa (4/2). Kuliah umum kali ini bertajuk Agama, Pencarian Diri dan Transformasi Sosial dengan pembicara novelis kondang Ayu Utami.
Sejumlah perguruan tinggi ternama di Jogja mendukung rencana pemerintah memangkas masa belajar mahasiswa strata satu (S1) menjadi hanya lima semester.
Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS), Profesor Jamal Wiwoho, secara musyawarah dan mufakat terpilih sebagai ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia (MRPTNI) yang berlangsung hari Jumat (17/1/2020) malam di Hotel Atlet Century, Senayan Jakarta.
Seleksi masuk ke sejumlah politeknik negeri se-Indonesia mulai dibuka pada Senin (6/1/2020) melalui peluncuran Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) 2020 di Kampus Politeknik Jakarta, Jakarta.
Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Fathur Rokhman buka suara atas kasus dugaan plagiat yang belakangan merundung dirinya.
Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Fathur Rokhman mengadu ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), terkait dugaan plagiarisme yag dialamatkan kepadanya saat menempuh program studi doktoral di UGM.
Taufik Hidayat, kuasa hukum Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Fathur Rokhman menilai tuduhan plagiarisme terhadap kliennya mengada-ada.