Abu Bakar Ba'asyir Temui Jokowi di Solo, Ini yang Dibahas
Ustaz Abu Bakar Ba'asyir (ABB) menemui Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, di kediamannya di Jalan Kutai Utara Nomor 1 Kelurahan Sumber, Banjarsarii
Ustaz Abu Bakar Ba'asyir (ABB) menemui Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, di kediamannya di Jalan Kutai Utara Nomor 1 Kelurahan Sumber, Banjarsarii
Adik narapidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir, Noeim Ba'asyir, meninggal dunia di Solo, Sabtu (23/2/2019) malam karena serangan jantung.
Narapidana terorisme Abu Bakar Baasyirmengeluh sakit pada kaki kanannya danmenjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019) sore.Tim dokter Medical Emergency Rescue Committee (Mer-C) membenarkan bahwa sakit yang dialami Baasyir memerlukan perawatan intensif.
Terpidana terorisme Abu Bakar Baasyir sedang melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019). Baasyir melakukan pemeriksaan pada bagian kakinya yang mengalami pembengkakan.
Pembatalan pembebasan Abu Bakar Baasyir membuat Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Buya Syafii Maarif angkat bicara. Menurutnya, pembatalan pembebasan Abu Bakar Ba'asyir sebagai bentuk kegamangan pemerintah karena pemerintah dinilai tidak matang dalam mengambil keputusan.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menilai prosedur pembebasan Abu Bakar Baasyir tidak sesuai Peraturan Pemerintah No.99/2012 yang mengatur pembebasan bersyarat.
Pasca pembatalan pembebasan terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir, akun Facebook Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, diduga diblokir.
Pembebasan terpidana teroris Abu Bkaar baasyir masih belum jelas meski Presiden Joko Widodo menyatakan telah membebaskannya.
Tim Pengacara Muslim (TPM) mengadu ke Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, Rabu (23/1/2019). TPM mengadukan keputusan Presiden Jokowi yang membebaskan Abu Bakar Baasyir tetapi dibatalkan.